Jokowi Buka Pekan Nasional KTNA, Mentan: Kelak Kita Ekspor Pangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berpidato saat kunjungan kerja di Taman Pandawa, Kelcamatan Cicendo, Bandung, Jawa Barat, 12 April 2017. Dalam Kunjungan kerja tersebut Jokowi membagikan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar, Pemberian Sertifikat Lahan kepada masyarakat Kota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Presiden Joko Widodo berpidato saat kunjungan kerja di Taman Pandawa, Kelcamatan Cicendo, Bandung, Jawa Barat, 12 April 2017. Dalam Kunjungan kerja tersebut Jokowi membagikan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar, Pemberian Sertifikat Lahan kepada masyarakat Kota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Presiden Indonesia Joko Widodo membuka Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu, 6 Mei 2017. Dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman ingin kelak Indonesia bisa ekspor pangan.

    Presiden tiba di Aceh pada pukul 10.00 WIB di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Rombongan presiden langsung menuju stadion untuk membuka acara yang diikuti oleh 35 ribu peserta petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

    Baca: Kunjungan Kerja Lintas Nusantara, Ini Rute 5 Hari Presiden Jokowi

    Presiden memasuki stadion pukul 10.30 WIB dan disambut selawat badar dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sejumlah tarian penyambutan.

    Kompleks stadion mulai ramai sejak pukul 07.00. Sejumlah kegiatan seperti pameran berlangsung di sana. Kegiatan akan berlangsung sampai 11 Mei mendatang.

    Dari informasi yang diperoleh Tempo, Presiden hanya sampai siang di Aceh. Selanjutnya, dia akan menuju Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Saat berita ini ditulis, acara sedang berlangsung.

    Sehari sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah berada di Aceh dan sempat melakukan pertemuan menjelang pembukaan bersama Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

    Simak juga: Tokoh FPI  ke Kalimantan Barat, 2.780 Anggota TNI-Polri Disiagakan

    Menteri Pertanian Amran mengapresiasi keberhasilan para petani yang telah memajukkan sektor pertanian Indonesia.

    Menteri meyakini, dengan terus meningkatnya sektor pertanian, maka Indonesia kelak akan menjadi negara pengekspor pangan. “Sekarang ini beras tidak impor, bawang kita tidak impor lagi kita sudah ekspor,” ujar Amran Sulaiman menjelaskan peningkatan hasil pertanian Indonesia.

    Amran Sulaiman juga menjelaskan pentingnya penyelenggaraan Penas KTNA untuk terus mendukung kemajuan pertanian Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Amran Sulaiman meminta semua pihak, termasuk seluruh pimpinan daerah, untuk semakin meningkatkan kerja demi kemajuan sektor pertanian. "KTNA ada 22 juta KK di Indonesia, kalau kita bergerak bersama-sama dunia ini kita guncang bersama-sama,” katanya.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa