Rabu, 21 Februari 2018

Turis Singapura Digigit Komodo, Kondisinya Mulai Membaik

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 6 Mei 2017 07:54 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Turis Singapura Digigit Komodo, Kondisinya Mulai Membaik

    Seorang wisatwan melintas di belakang Komodo (Varanus komodoensis) di kawasan objek wisata Pulau Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, 2 Mei 2017. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Kupang - Kondisi kesehatan Loh Lee Aik, turis asal Singapura yang diterkam dan digigit Komodo beberapa hari lalu mulai membaik. Hingga saat ini Loh, yang berprofesi sebagai fotografer, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    "Kondisinya sudah membaik dan mulai normal," ujar Marketing Communication RS Siloam Labuan Bajo, Raynaldo Kamil Harun, Sabtu, 6 Mei 2017.

    Baca: Wisatawan Asal Singapura Digigit Komodo, Begini Kronologinya 

    Raynaldo mengatakan tim medis masih intens merawat wisatawan asal singapura itu. Namun untuk detail informasi mengenai pelayanan kesehatan terhadap korban tidak bisa disampaikan ke publik, karena permintaan pasien sendiri.

    "Intinya kondisi pasien saat ini sudah membaik dan dapat berbicara dengan keluarganya di Singapura," jelasnya.

    Setelah digigit dan dirawat di RS Siloam Labuan Bajo, pihaknya sudah menghubungi konsulat Singapura yang ada di Denpasar, Bali. Hal itu untuk memberitahukan kepada konsulat bahwa wisatawan asal negaranya dirawat di RS Siloam Labuan Bajo.

    Baca: Banyak Turis, Komodo Bisa Stres

    Seorang wisatawan sekaligus fotografer asal Singapura, Loh Lee Aik, diserang dan digigit Komodo saat hendak memotret binatang purba tersebut di Kampung Komodo, NTT, Rabu 3 Mei 2017. Korban mengalami luka robek di bagian kaki, dan harus mendapat perawatan intensif.

    YOHANES SEO


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.