Presiden Resmikan Program Sejuta Rumah

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dengan meningkatnya harga tanah di perkotaan dan kawasan industri, keberpihakan pemerintah menjadi semakin penting terhadap kebutuhan dasar rakyat, yaitu rumah.

    Dengan meningkatnya harga tanah di perkotaan dan kawasan industri, keberpihakan pemerintah menjadi semakin penting terhadap kebutuhan dasar rakyat, yaitu rumah.

    INFO NASIONAL - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mendampingi Presiden RI Joko Widodo meresmikan proyek rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di lapangan depan Masjid Arrayan, Perumahan Villa Kencana Cikarang, Jalan Pulo Sirih Nomor 84 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Kamis, 4 Mei 2017. Proyek perumahan ini merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah yang digulirkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    Proyek Perumahan Villa Kencana Cikarang ini adalah bantuan kredit dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk senilai total Rp 144,37 triliun. Bank BTN bekerja sama dengan PT Arrayan Bekasi Development menyediakan rumah tapak (landed house) bagi kalangan MBR dengan uang muka (down payment/DP) Rp 1,12 juta dan cicilan sekitar Rp 800 ribu per bulan. Dalam kesempatan ini dilakukan akad KPR untuk 1.200 unit rumah.

    Menurut Deddy, perumahan tersebut adalah solusi bagi masyarakat agar bisa memiliki rumah. “Saya kira ini salah satu solusi perumahan. Masyarakat dapat menjangkau harganya, uang mukanya dan cicilannya,” kata Demiz, sapaan akrab Deddy Mizwar.

    Deddy mengingatkan pembangunan rumah tapak juga harus memperhatikan lahan pertanian. Sebab, proyek Villa Kencana Cikarang ini dibangun di atas lahan yang sebelumnya persawahan. Ke depan, pembangunan perumahan bisa lebih dikembangkan rumah vertikal atau rumah susun dengan fasilitas yang memadai.

    “Kalau semuanya rumah tapak, mungkin semua lahan pertanian juga akan berkurang, ya. Kalau ini (Villa Kencana Cikarang) sawah, jangan sampai lahan pertanian kita berkurang. Makanya (perumahan) vertikal menjadi solusi juga. Sekarang kan vertikal dan tapak sudah ada,” katanya.

    Sementara itu, dalam sambutannya, Jokowi mengatakan proyek pembangunan sejuta rumah ini merupakan salah satu keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat. Menurut dia, pemerintah harus bisa memenuhi salah satu kebutuhan dasar masyarakat tersebut. “Dengan meningkatnya harga tanah di perkotaan, meningkatnya harga tanah di kawasan industri, menjadi semakin penting keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar rakyat, yaitu rumah,” katanya.

    Jokowi menyambut baik program Sejuta Rumah ini bisa terlaksana. Saat ini pemerintah telah menyediakan fasilitas uang muka bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah. Masyarakat harus berani dan mempunyai keyakinan bisa memiliki rumah.

    “Yang paling penting step pertama, rakyat sudah memiliki rumah terlebih dahulu. Rakyat harus berani memastikan dirinya sendiri mengatur, mengelola keuangannya, dan mendapat rumah. Sebab, sekarang pemerintah menyiapkan fasilitas itu, fasilitas bantuan untuk uang muka hingga DP dan administrasi itu bisa terbayarkan,” kata Jokowi.

    Proyek Perumahan Villa Kencana Cikarang ini akan dibangun di atas lahan seluas 105 hektare di Bekasi. Total rumah yang akan dibangun mencapai 8.749 unit rumah.

    Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan pihaknya berkomitmen terus mendukung pemenuhan kebutuhan akan perumahan di Indonesia. BTN pun berperan menyalurkan kredit bagi pengembang. "Kami terus berupaya memberikan fasilitas kredit, tidak hanya bagi nasabah perorangan, tapi juga bagi para pengembang untuk dapat memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat kelas menengah ke bawah,” ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa