Ganti Rugi Korban Crane di Mekah, Menteri Agama: Belum Jelas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mentri Agama Lukman Hakim Saifudin ikuti doa bersama saat menghadiri pemakaman wartawan senior Tempo, Ahmad Taufik di TPU Karet Kebembem, Jakarta, 24 Maret 2017. Tempo/Febri Husen

    Mentri Agama Lukman Hakim Saifudin ikuti doa bersama saat menghadiri pemakaman wartawan senior Tempo, Ahmad Taufik di TPU Karet Kebembem, Jakarta, 24 Maret 2017. Tempo/Febri Husen

    TEMPO.COJakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan bahwa penggantian kerugian korban musibah crane di Masjidil Haram, Mekah, belum jelas untuk saat ini. Sebab, hal itu tidak dibahas dalam kunjungan Pangeran Khalid bin Abdul Aziz ke Istana Kepresidenan.

    "Crane tidak dibahas (oleh Pangeran Arab)," ujar Lukman Hakim Saifuddin saat dicegat di Istana Kepresidenan, Kamis, 4 Mei 2017.

    Baca juga: 
    RI Dorong Arab Saudi Segera Bayar Santunan Para Korban Crane
    Raja Salman Datang, Apa Kabar Ganti Rugi Korban Crane Mekah

    Lukman menambahkan bahwa dia belum mendapat perkembangan terbaru perihal penggantian kerugian tersebut. Karena itu, ia belum bisa menyampaikan kapan penggantian kerugian diberikan.

    Pada akhir Maret lalu, Lukman pernah meminta korban kecelakaan crane di Masjidil Haram bersabar soal penggantian kerugian. Sebab, otoritas Arab Saudi hanya mau mencairkan dana apabila data semua korban jelas dan lengkap.

    Baca pula: 
    Fahri: Arab Saudi Pastikan Ganti Rugi Korban Crane Jatuh
    Raja Salman Datang, Korban Crane Roboh Tagih Janji Santunan

    Pemerintah Indonesia sendiri, menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, bukan dalam kapasitas yang bisa mendesak Arab Saudi agar mempercepat pemberian ganti rugi bagi korban crane di Masjidil Haram sejak kejadian pada 2015 itu. Hal tersebut merupakan kewenangan mutlak negara tersebut, meski pemerintah tetap mengawal proses pencairan santunan. 

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.