Siap 85 Persen Buat Arus Mudik, Tol Brebes Timur-Pemalang Dikebut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah rumah bertahan di tengah proyek tol Brebes-Pemalang, di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, 16 September 2016. Pemiliknya belum mau pindah karena harga ganti rugi  belum cocok. TEMPO/M Irsyam Faiz

    Sebuah rumah bertahan di tengah proyek tol Brebes-Pemalang, di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, 16 September 2016. Pemiliknya belum mau pindah karena harga ganti rugi belum cocok. TEMPO/M Irsyam Faiz

    TEMPO.CO, Tegal - Tol Brebes Timur-Pemalang akan digunakan secara fungsional pada mudik lebaran tahun ini. Manajer fisik PT. Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR), Mulya Setiawan mengatakan jika digunakan untuk fungsional saat mudik, pembangunan tol sepanjang 37 kilometer tersebut tinggal 15 persen.

    "Sudah mencapai 85 persen untuk digunakan secara fungsional. Tapi kalau target operasional, sekarang baru 40 persen," kata Mulya, kepada Tempo, Rabu, 3 Mei 2017.

    Baca :
    Hadapi Macet Mudik, Ada Jalur Alternatif di Grinsing
    Jumlah Bis Lebaran DIY Diprediksi Turun 3 Persen

    Kondisi tol saat digunakan pada mudik lebaran nanti hanya dilapisi beton tipis. Lapisan beton itu merupakan lantai kerja dan hanya berukuran 10 sentimeter. Dengan kondisi demikian, kendaraan besar seperti bus dan truk dilarang melintas agar beton tidak rusak. Pengerjaan saat ini sedang berfokus pada pembetonan dan pengurukan.

    Saat ini masih ada satu kilometer jalan di Pemalang yang belum diuruk. Adapun pengurukan di lahan yang belum bebas seperti di Desa Sidakaton Kabupaten Tegal tetap dilakukan. Lahan yang masih berdiri satu unit rumah mewah tersebut masih proses kasasi di Mahkamah Agung. "Kami uruk di belakang rumah itu untuk jalan darurat," ungkapnya.

    Simak : Proyek Tol Pejagan-Pemalang Terhambat Soal Pembebasan Lahan

    Guna mencapai target pada musim mudik nanti, penggarapan tol tersebut dikebut siang dan malam. Menurut Mulya, cuaca pada beberapa pekan terakhir ini cukup bersahabat, sehingga memperlancar proses pengerjaan. "Kalau hujan pengerjaan terpaksa berhenti. Harus menunggu kering dulu," katanya.

    Menurut rencana, saat mudik nanti, akan ada empat pintu keluar di sepanjang tol tersebut. Di antaranya Ujungrusi, Balamoa dan Warureja di Kabupaten Tegal, serta di Sewaka, Pemalang. Saat mudik, jalan selebar tujuh meter itu akan difungsikan satu lajur dari barat (Jakarta) ke timur (Semarang). Sedangkan saat arus balik, tol akan berfungsi sebaliknya.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

    Lihat juga : Rusuh Konvoi Kelulusan SMA di Klaten, 11 Pelajar Masih Ditahan

    Video Terkait: Rumah Mewah di Tengah Tol Brebes-Pemalang Akhirnya Dibongkar




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.