Kepala Sekolah Setrum Siswa, DPRD Malang Minta Pelaku Dibina

Reporter

dailymail.co.uk

TEMPO.CO, Malang--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kota Malang mendatangi Sekolah Dasar Negeri  Lowokwaru 3 di Jalan Sarangan 1 Kota Malang, Rabu, 3 Mei 2017. Mereka mengklarifikasi tindakan Kepala Sekolah Tjipto Yhuwono yang menyetrum empat siswa kelas 6, yakni  MA, MK RZ, RA .

Korban mengeluh mengalami mimisan dan kepala pusing usai disetrum. "Kami bertemu guru, dan siswa yang disetrum," kata Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rahayu Sugiarti.

Baca: Kekerasan Oleh Guru Lampung, Kementerian Minta Dinas Tegas

Rahayu datang bersama anggota Komisi Bidang Kesejahteraan dan Pendidikan DPRD. Menurut dia, empat siswa itu disetrum pada Selasa 25 April 2017 usai salat duha di musala sekolah setempat. "Mereka sering mengganggu dan berbuat gaduh," katanya.

Usai salat duha, korban dipanggil duduk bersila dan bermeditasi selama 10 menit. Secara bergantian mereka berdiri di atas papan yang teraliri listrik. Tjipto menjelaskan  terapi listrik ini digunakan untuk menjaga keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri.

Simak: Sekolah Harus Anti Kekerasan Terhadap Anak

Tujuannya, agar keempat siswa tak sering menganggu teman maupun ribut sendiri di kelas. Rahayu menilai tindakan Tjipto salah karena tidak dibenarkan melakukan kekerasan dalam mendidik siswa. Terapi, kata dia, harus dilakukan oleh ahli serta dikomunikasikani dengan orang tua siswa.

Untuk itu, Rahayu meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang membina Tjipto agar tak melakukan perbuatan serupa. Dia berharap tercipta lingkungan sekolah yang ramah anak, nyaman dan aman untuk belajar.

Lihat: Jangan Sepelekan Dampak Kekerasan Psikis pada Anak

Ibu RA, AN menolak memberikan keterangan kasus yang dialami anaknya. Menurutnya perkara itu telah selesai dengan damai. AN mengaku tengah fokus mengembalikan psikologi anak. "Iya, mengalami trauma setelah kejadian itu," ujarnya.

AN juga telah menyiapkan dan memilih sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. "Terimakasih atas dukungan teman-teman. Semua sudah selesai dengan  berdamai," ujarnya.

EKO WIDIANTO






Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

18 hari lalu

Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

Saat anak menjadi korban bullying, orang tua dapat melaporkan pelaku ke Komnas HAM dan polisi dengan membawa bukti dari peristiwa tersebut.


Menengok Praktik Kesetaraan Gender di SMAN * Kota Malang

40 hari lalu

Menengok Praktik Kesetaraan Gender di SMAN * Kota Malang

SMAN 8 Kota Malang adalah salah satu contoh sekolah yang sukses menghilangkan stigma perbedaan gender


6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

19 September 2022

6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

Dari mulai wisata pegunungan, pantai hingga tempat wisata hits, Malang memilikinya.


45 Pelaku Balap Liar Ditangkap Polisi Malang, Perlu Street Race?

22 Agustus 2022

45 Pelaku Balap Liar Ditangkap Polisi Malang, Perlu Street Race?

Pelaku balap liar mendorong motor sejauh 10 km menuju Kantor Polresta Malang Kota. Street race diadakan untuk mengurangi balap liar.


HUT Arema FC ke-35, Begini Rekayasa Jalan Raya di Malang

9 Agustus 2022

HUT Arema FC ke-35, Begini Rekayasa Jalan Raya di Malang

Selain rekayasa lalu lintas, Polresta Malang Kota juga menyiapkan kantong-kantong parkir dalam HUT Arema FC.


Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

8 Agustus 2022

Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) mengedukasi warga DKI Jakarta untuk mencegah kekerasan terhadap anak dengan segala bentuknya.


Tangerang dan Depok Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

24 Juli 2022

Tangerang dan Depok Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

Ada beberapa poin penting yang menyebabkan Kota Tangerang meraih predikat Kota Layak Anak 2022.


Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

23 Juli 2022

Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

Jokowi meminta agar para pelaku kekerasan terhadap anak diberikan hukuman yang keras agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.


Jokowi Terbitkan Perpres Strategi Penghapusan Kekerasan pada Anak

18 Juli 2022

Jokowi Terbitkan Perpres Strategi Penghapusan Kekerasan pada Anak

Presiden Jokowi mengesahkan Peraturan Presiden tentang strategi penghapusan kekerasan pada anak Salah satu pertimbangan terbitnya Stratnas PKTA karena masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak.


Jokowi Teken Perpres Kekerasan Anak di Tengah Marak Kasus Pencabulan

17 Juli 2022

Jokowi Teken Perpres Kekerasan Anak di Tengah Marak Kasus Pencabulan

Tak hanya soal kekerasan terhadap anak, Perpres yang diteken Jokowi ini juga mengatur soal keluarga rentan.