RUU Pemilu Molor, Ini Penyebab Istana Yakin Selesai Last Minute

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Sekretaris Kabinet Pramono Anung (tengah) saat rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 1 November 2016. Sebanyak 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak akan dilaporkan ke KPK. Tempo/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Sekretaris Kabinet Pramono Anung (tengah) saat rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 1 November 2016. Sebanyak 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak akan dilaporkan ke KPK. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak Istana Kepresidenan tidak kaget dengan molornya pembahasan Rancangan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilu di Dewan Perwakikan Rakyat. Malah, pihak Istana Kepresidenan sudah memprediksi bahwa pembahasan itu akan molor.

    "Hal-hal yang begitu (pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu) biasanya akan selesai last minutes (menit-menit terakhir)," ujar Pramono saat dicegat awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 2 Mei 2017.

    Baca : Perppu Diminta Segera Diterbitkan, Menteri Tjahjo: Jangan Diobral

    Sebagaimana diketahui, awalnya DPR dan Pemerintah memasang target pembahsan RUU Penyelenggaraan Pemilu selesai pada akhir April 2017. Namun, hal itu tidak tercapai karena banyak terjadi tarik ulur sejumlah poin aturan dalam pembahasan. Walhasil, DPR melakukan perpanjangan waktu dan menargetkan semua beres setelah masa reses.

    Setidaknya, ada empat hal yang kerap diperdebatkan dalam pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu. Adapun ketiga hal itu adalah Presidential Threshold (ambang batas pemilihan presiden), Parliamentary Threshold (ambang batas legislatif), sitem pemilu proporsional terbuka-tertutup, serta mekanisme penghitungan suara di Daerah Pemilihan.

    Simak pula : Dianggap Meresahkan, Setara Dukung Kapolri Bubarkan Hizbut Tahrir

    Pramono berkata, masalah-masalah yang menyebabkan molornya pembahasan itu sudah semuanya dilaporkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo ke Presiden Joko Widodo. Dan, untuk saat ini, pemerintah memilih untuk bersabar dan optimistis RUU Penyelenggaraan Pemilu bisa selesai sesegera mungkin.

    "Karena sekarang sudah ada di Panja dan Pansus, saya rasa bisa segera diselesaikan (pembahasannya). Kalau tidak bisa diselesaikan, maka yang dipergunakan adalah UU sebelumnya," ujar Pramono," ujar Pramono mengakhiri.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.