Hardiknas, Menteri Yohana Bicara Soal Peran Perempuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti.

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengimbau masyarakat melihat pendidikan dari sisi positif. Ia menyoroti peran perempuan dalam pendidikan.

    "Pendidikan untuk generasi ke depan membangun negara. Sebab, perempuan punya peran penting membimbing anak-anak mereka," kata Yohana saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Mei 2017.

    Baca: Hardiknas, Kemendikbud Siap Lakukan Reformasi Pendidikan Nasional

    Perempuan dalam masyarakat, menurut Yohana, berperan menyiapkan anak yang akan menerima ilmu di sekolah. "(Dipersiapkan agar) berkembang dan untuk membangun karakter anak, apakah itu soal ilmu dan perilaku," ujarnya.

    Dia menyesalkan perkembangan kabar negatif di media terkait dengan lingkungan anak yang dipenuhi isu intoleransi dan perpecahan. Bagi Yohana, anak dan perempuan ada di posisi korban saat terjadi intoleransi.

    "Kita selamatkan perempuan, satu bangsa selamat. Kita selamatkan satu anak, masa depan selamat," tuturnya.

    YOHANES PASKALIS

    Video Terkait:
    Hardiknas, Belasan Tahun Jadi Guru Honorer Sucendi Harapkan Perubahan
    Hardiknas, Koalisi Pendidikan Tagih Janji Gubernur Aher


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.