Hardiknas, Kemendikbud Siap Lakukan Reformasi Pendidikan Nasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menemui wartawan usai upacara peringatan Hari Guru Nasional 2016 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 25 November 2016. TEMPO/Danang Firmanto

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menemui wartawan usai upacara peringatan Hari Guru Nasional 2016 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 25 November 2016. TEMPO/Danang Firmanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa pihaknya bersiap melakukan reformasi pendidikan nasional, baik pada tataran konseptual dan manajerial.

    Peringatan Hardiknas 2017 mengusung tema "Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas". Peringatan Hardiknas di lingkungan Kemdikbud dimulai dari upacara, diskusi kebangsaan, dangdutan hingga makan bersama.

    Baca: Hari Pendidikan, Dosen UPN Yogyakarta Mogok Mengajar

    "Kami bersiap melakukan reformasi pendidikan nasional baik pada tataran konseptual maupun manajerial. Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter kembali menjadi fondasi dan ruh pendidikan nasional," ujar Muhadjir di Jakarta, Selasa, 2 Mei 2017.

    Muhadjir menjelaskan bahwa pembentukan karakter dimulai dan menjadi prioritas pada jenjang pendidikan dasar. Kemudian untuk jenjang pendidikan lebih lanjut, kondusinya harus kondusif bagi peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi dirinya semaksimal mungkin.

    "Memungkinkan peserta didik membekali dirinya dengan keterampilan dan keahlian yang berdaya kompetisi tinggi, yang dibutuhkan dunia abad 21," tutur mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

    Melalui karakter yang kuat dan kemampuan berdaya saing tinggi, kata dia, peserta didik masa kini akan sanggup membawa bangsa Indonesia berdiri dengan tegak di antara bangsa-bangsa maju yang lain di masa yang akan datang.

    Baca: Hari Pendidikan, 30.904 Siswa SMP dan MTs di Subang Ujian Nasional

    "Dengan demikian, keberadaan bangsa Indonesia di tengah bangsa lain menjadi lebih bermartabat, berdaulat, dan bermaslahat," kata Muhadjir. Untuk itu, dalam reformasi pendidikan nasional ini, dia menambahkan, kerja keras yang kontruktif, penuh keikhlasan dan pengorbanan, serta pengabdian tulus seluruh insan pendidikan di seluruh Indonesia sangat diharapkan.

    Muhadjir juga mengajar segenap masyarakat untuk menggerakkan reformasi pendidikan nasional demi kemajuan dan keunggulan pendidikan. "Dengan begitu maka seluruh lapisan masyarakat akan dapat menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas," kata dia.

    Dengan pendidikan berkualitas yang merata, dalam makna dapat dikenyam oleh seluruh warga bangsa, menurut Muhadjir, ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud.

    ANTARA

    Video Terkait:
    Hardiknas, Belasan Tahun Jadi Guru Honorer Sucendi Harapkan Perubahan
    Hardiknas, Koalisi Pendidikan Tagih Janji Gubernur Aher


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.