Kontroversi Penyaluran Donasi, Kitabisa.com Tutup Akun Cak Budi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vikra Ijas, kitabisa.com. instagram

    Vikra Ijas, kitabisa.com. instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Credit Marketing Officer website donasi Kitabisa.com, Vikra Ijas angkat bicara soal kekisruhan pemilik akun bernama Cak Budi yang diduga menggunakan uang donasi untuk membeli mobil Toyota Fortuner dan ponsel iPhone 7. Fasilitas tersebut diakui Cak Budi untuk keperluan operasional.

    Dalam sebuah keteragan resmi yang diterima Tempo, Vikra Ijas mengatakan pembelian mobil dan telepon seluler tersebut tidak menggunakan donasi yang digalang melalui Kitabisa.com. Menurut Vikra, pembelian keperluan operasional yang dikeluarkan oleh Cak Budi menggunakan donasi yang langsung ke rekening pribadi milik dia dan istrinya yang bernama Lina.

    “Penggalangan dana melalui rekening pribadi tersebut dilakukan sebelum Cak Budi membuat halaman di kitabisa, dan tidak bisa dimonitor oleh Kitabisa.com baik nominal yang terkumpul ataupun yang disalurkan,” ujar Vikra, Selasa, 2 Mei 2017.

    Untuk meredam kekisruhan terserbut, Vikra mengatakan pihaknya sudah menutup halaman penggalangan dana atas nama Cak Budi atau dengan akun Kitabisa.com/cakbudi. Pihak Kitabisa.com, kata Vikra, tengah berkoordinasi dengan Cak Budi perihal penyaluran dana melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT), lembaga kemanusiaan global yang disepakati oleh Cak Budi.

    “Kami akan memastikan setiap rupiah yang terkumpul disalurkan kepada kaum dhuafa dan para donatur akan mendapatkan update segera setelah penyaluran dilakukan,” ujar Vikra.

    Semula, akun @cakbudi_ menggalang donasi bagi kaum dhuafa dan orang-orang yang membutuhkan melalui Kitabisa.com. Selain melalui website donasi itu, Cak Budi juga menggalang donasi melalui akun instagram miliknya. Penggalangan dana melalui akun tersebut dipotong biaya sebesar lima persen dari setiap donasinya.

    Pemberitaan Cak Budi semakin santer terdengar karena ia dianggap tidak transparan dalam penyaulran dana donasi tersebut. Pasalnya, para donatur menilai uang yang disalurkan tidak sebanding dengan dana yang diterima dari para donatur. Cak Budi buru-buru klarifikasi bahwa ia menggunakan sebagian uang donasi untuk keperluan operasional.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.