Australia Tangkap 8 Nelayan Indonesia di Perairan Laut Timor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nelayan Larantuka, Flores, NTT, menggunakan kearifan lokal untuk mencari ikan. IMAM SUKAMTO

    Nelayan Larantuka, Flores, NTT, menggunakan kearifan lokal untuk mencari ikan. IMAM SUKAMTO

    TEMPO.CO, Kupang - Delapan nelayan Indonesia ditangkap pihak Austalia di perairan Laut Timor dan dibawa ke tahanan imigrasi di Darwin. Mereka ditangkap bersama sejumlah siput laut yang dituduhkan dijaring di perairan Australia. Hal ini dikatakan Komando Perbatasan Maritim atau Maritime Border Command (MBC), Inspektur Ray Graham melalui Australiaplus,com/Supplied dikutip Antara di Kupang, Minggu malam, 30 April 2017.

    Penangkapan berawal dari sebuah pesawat pengintai MBC pada Jumat, 28 April 2017, melihat perahu para nelayan Indonesia di dekat Pulau Browse, sekitar 280 mil di timur laut Broome, Australia Barat.

    Lalu dikejar dan ditangkap di perairan Laut Timor dan perahu para nelayan itu dihancurkan di laut dan awak kapalnya dibawa ke Darwin oleh kapal HMAS Bathurst.

    Mereka akan diselidiki oleh Angkatan Perbatasan Australia dan Otoritas Manajemen Perikanan Australia (AFMA) karena dugaan pelanggaran Undang-Undang pengelolaan perikanan, katanya.

    Inspektur Ray Graham mengatakan pihaknya selalu berhasil dalam mencegat kapal penangkap ikan Indonesia yang berusaha memanfaatkan sumber daya laut Australia. "Melindungi keanekaragaman hayati perairan Australia merupakan prioritas utama bagi Angkatan Perbatasan Australia," ujarnya.

    "Penangkapan nelayan yang diduga menjaring siput secara ilegal itu merupakan pertama kalinya dalam satu dekade telah terjadi penyitaan siput laut dari kapal penangkap ikan asing di perairan Australia," kata Peter Venslovas, general manager operasi AMFA.

    Ia menjelaskan sebelumnya pada 1 Juli 2016, ketiga organisasi tersebut bersama-sama menangkap 15 kapal asing yang diduga melakukan penangkapan secara ilegal di perairan Australia.

    Kelompok nelayan Indonesia ini berada dalam tahanan imigrasi sambil menunggu finalisasi masalah hukum. "Mereka kemudian akan dipindahkan dari Australia, setelah semuanya selesai," kata Peter.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.