Risma: Surabaya Bisa Jadi Destinasi Kota Kesehatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tapin Kalimantan Selatan Arifin Arpan, Bupati Malinau Kalimantan Utara Yansen Tipa Padan, Bupati Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta Hasto Wardoyo, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tapin Kalimantan Selatan Arifin Arpan, Bupati Malinau Kalimantan Utara Yansen Tipa Padan, Bupati Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta Hasto Wardoyo, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengupayakan agar Kota Pahlawan bisa menjadi destinasi wisata kesehatan yang menjadi rujukan pasien dari luar kota, luar pulau, atau bahkan luar negeri.

    "Saya yakin kita bisa karena potensi kita di bidang kesehatan sangat luar biasa," kata Tri Rismaharini saat pembukaan Surabaya Health Season (SHS) 2017 di Taman Surya, Surabaya, Minggu, 30 April 2017.

    Baca: Begini Cara Pemerintah Tekan Defisit di Program Jaminan Kesehatan

    Menurut dia, industri kesehatan di Surabaya terus meningkat. Untuk itu, kata dia, yang terpenting adalah menjaga standar pelayanan agar pasien dari luar kota, luar pulau, atau bahkan luar negeri, percaya untuk berobat ke Surabaya.

    Sebab, Risma menyatakan, kualitas dokter dan pelayanan kesehatan di kotanya tidak kalah dengan negara lain. Ia meminta standar itu terus dipelihara. "Kita tidak boleh lengah dan cepat puas. Tapi kita harus terus bergandengan tangan," kata Risma.

    Risma melanjutkan, dengan menjaga standar pelayanan Surabaya secara profesional, orang dari luar kota ataupun luar Indonesia, tidak akan ragu untuk datang berobat ke Surabaya. Selain peralatan yang canggih, dokter dan perawat serta semua yang terlibat dalam industri ini harus memberikan yang terbaik.

    Baca: Dirut BPJS: Iuran BPJS seperti Gotong Royong dan Arisan

    "Bila kita layani dengan baik, senyum dan sabar, maka orang akan senang dan kembali lagi. Ayo berikan yang terbaik dari diri kita," ujarnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan salah satu upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di antaranya dengan memberikan akses berobat yang mudah kepada masyarakat.

    "Di sisi lain, kami juga mengimbau masyarakat di Kota Pahlawan untuk membiasakan hidup sehat," ujarnya.

    Ketua Panitia SHS 2017, Pudjo Hartono, mengatakan acara Surabaya Health Season bisa menjadi momentum untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Surabaya.

    Baca: Jusuf Kalla Minta BPJS dan Rumah Sakit Tingkatkan Pelayanan

    "Harapannya, masyarakat bisa memiliki kepercayaan terhadap layanan kesehatan di kota dan negerinya sendiri sehingga tidak selalu berobat ke luar negeri," katanya.

    Dalam hal pelayanan kesehatan, kata dia, Surabaya sebetulnya tidak kalah dengan Singapura, Penang, dan Thailand.

    "Kita punya semua. Kita harus bergerak bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan," tuturnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.