Pilkada Jawa Barat, Deddy Mizwar: Kalau Rezeki, Dibuka Jalannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Deddy Mizwar memaparkan pandangannya dalam diskusi bertema bincang-bincang banjir Bandun Selatan di Aula Barat ITB, Bandung, Jawa Barat, 26 Mei 2016. Pihak pemerintah yang diwakili Wakil Gubernur Deddy Mizwar mewacanakan penegakan hukum yang lebih keras karena permasalahan DAS Citarum melibatkan beberapa kabupaten. TEMPO/Prima Mulia

    Wakil Gubernur Deddy Mizwar memaparkan pandangannya dalam diskusi bertema bincang-bincang banjir Bandun Selatan di Aula Barat ITB, Bandung, Jawa Barat, 26 Mei 2016. Pihak pemerintah yang diwakili Wakil Gubernur Deddy Mizwar mewacanakan penegakan hukum yang lebih keras karena permasalahan DAS Citarum melibatkan beberapa kabupaten. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bekasi - Deddy Mizwar mengaku siap dicalonkan menjadi Gubernur Jawa Barat dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat pada 2018. Hanya saja, dia mengaku sampai saat ini belum ada partai politik yang melamarnya. Deddy yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat menggambarkan hubungan partai politik dengan dirinya sebagai figur di luar partai politik sebagai kemitraan. "Sama-sama membutuhkan," ucap Dedi, Kamis, 27 April 2017.

    Menurut dia, jalan seseorang menjabat gubernur dan wali kota ditentukan Allah. Tinggal bagaimana setiap orang yang mau menjemput takdirnya itu dengan penuh berkah. "Kalau itu memang rezeki saya, akan dibuka jalannya, dan tidak ada orang yang bisa menghambat," ujar Deddy.

    Baca: PKS Koleksi Nama Cagub Jabar, Ada Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil

    Saat ditanya soal nama calon-calon yang akan berpasangan dengannya, Deddy menjawab santai. Beberapa nama memang disebut-sebut cocok berpasangan dengan Deddy yang juga aktor ini, seperti Ridwal Kamil, Netty Heryawan, dan Dedi Mulyadi. "Bisa, mungkin, bisa juga enggak mau," ucap dia.

    Sebelumnya, Deddy pernah bercerita sudah melakukan pertemuan dengan empat partai dalam upayanya mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat pada 2018. "Yang paling intens itu ada tiga sampai empat partai," kata Deddy Mizwar di Cirebon, Rabu, 22 Maret 2017.

    Baca: Pilgub Jawa Barat, Ini Pesan Deddy Mizwar Buat Ridwan Kamil

    Partai apa saja yang sudah ditemui, Deddy masih merahasiakannya. Menurut Deddy, selain empat partai itu, ia berkomunikasi ke semua partai politik yang bukan pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam pilkada DKI. "Yang jelas bukan partai yang mendukung Ahok," ucap dia.

    Deddy menambahkan, pihaknya masih melakukan pemetaan untuk maju dalam pemilihan gubernur 2018. Untuk saat ini, ia mengaku fokus terlebih dulu menjalankan tugas yang utamanya sebagai wakil gubernur. "Jangan sampai waktu yang lama ini menyita pemikiran," ucapnya.

    ADI WARSONO | ANTARA | NI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.