Muluskan Dedi Maju Pilgub Jawa Barat, Golkar Bentuk Poros Jabar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Jawa Barat. TEMPO/Nanang Sutisna

    Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Jawa Barat. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.COKarawang - Partai Golkar bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2018. Saat ini, Golkar sedang menyusun kekuatan. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Golkar sudah membentuk wadah politik bernama Poros Jabar, yang berisi partai-partai untuk bertarung dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

    Bupati Purwakarta itu menyatakan sudah ada dua partai yang bergabung dengan Poros Jabar. "PAN dan Hanura sudah bergabung dengan Golkar, sementara PKB sedang dalam proses," kata dia.

    Dia pun mengapresiasi rencana Partai Keadilan Sejahtera untuk bergabung dengan koalisi Poros Jabar. Menurut dia, hal itu adalah langkah positif. "Saya mengapresiasi rencana PKS untuk berkoalisi dengan poros Jabar. Tidak menutup kemungkinan partai lain yang juga ingin bergabung," ujar Dedi di Rengasdengklok, Kamis, 27 April 2017.

    Baca: Pilgub Jawa Barat, Massa Minta Bupati Dedi Bersedia Dicalonkan

    Sebelumnya, anggota Majelis Syuro PKS, Ahmad Heryawan, menyatakan PKS bisa terbuka untuk berkoalisi dengan Golkar dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

    Dukungan juga datang dari Partai Kebangkitan Bangsa. Dedi Mulyadi rupanya juga telah lama melakukan komunikasi politik dengan partai itu. Ahmad Zamakhsyari, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Karawang, mengaku kerap mendampingi Dedi dalam komunikasi tersebut.

    "Sebagai kader PKB, saya berjuang meminta restu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dorong Kang Dedi. Saya juga sudah membawa beliau sowan ke DPP PKB," ujar Zamakhsyari kepada Tempo di Hotel Resinda, Karawang, Kamis, 27 April.

    Menurut Ahmad, saat ini PKB sedang melakukan tawar-menawar dengan Golkar.

    Baca: Pilgub Jabar, Hanura Pilih Dedi Mulyadi ketimbang Ridwan Kamil

    "Sejauh ini, Ketum (PKB) menyambut dengan baik. Saat ini masih tawar-menawar. Kami menawarkan Kiai Maman Imanulhaq menjadi wakil Gubernur," kata Ahmad, yang juga Wakil Bupati Karawang.

    Komunikasi tersebut sejalan dengan pesan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Idrus Marham. Ia menyatakan, dibanding Nurul Arifin, Dedi Mulyadi lebih intens berkomunikasi politik dengan partai lain. "Itu jadi tolok ukur juga. Siapa yang ingin maju, harus aktif berkomunikasi dengan masyarakat atau pihak lain," tutur Idrus, kemarin.

    Terbukti, DPD Golkar Jawa Barat sepakat mengusung Dedi Mulyadi untuk maju dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Namanya akan diserahkan kepada DPP Golkar hari ini.

    HISYAM LUTHFIANA

    Baca juga: Pilgub Jabar, Gerindra Ogah Dukung Ridwan Kamil Sebab Beda Tujuan

    CATATAN: Berita ini mengalami perbaikan pada Kamis, 27 April 2017, pukul 17.21. Sebelumnya, di alinea kedua tertulis: "PAN dan Gerindra sudah bergabung ..." seharusya "PAN dan Hanura sudah bergabung ...". Demikian kesalahan diperbaiki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.