Jokowi Pilih Palangkaraya, JK Setuju Mamuju, Pengamat: Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendengarkan Ketua BPK Harry Azhar Azis saat menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2015 di Istana Negara, Jakarta, 6 Juni 2016. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendengarkan Ketua BPK Harry Azhar Azis saat menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2015 di Istana Negara, Jakarta, 6 Juni 2016. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat Tata Kota Nirwono Joga pemindahan Ibu Kota akan menyebabkan fokus pembangunan Indonesia akan berubah. Jika dipindahkan Ke Mamuju, Sulawesi Barat, sebagai contoh, maka pembangunan akan berfokus ke Indonesia bagian timur.

    "Karena begitu (Ibu Kota) pindah, kantor dan pusat bisnis ikut ke sana, kecenderungannya dekat dengan pusat kekuasaan," kata Nirwono Joga kepada Tempo saat dihubungi pada Rabu, 26 April 2017.

    Baca juga:

    Jokowi Ingin Ibu Kota Dipindah, Pengamat: Harus Ada Penjelasan

    Nirwono melihat karena hal itulah perpindahan Ibu Kota akan menjadi rebutan bagi sejumlah daerah dan mereka memiliki kesempatan yang sama. Dia menambahkan isu-isu seperti ini harus dihindari oleh pemerintah.

    Nirwono menuturkan jika Ibu Kota dipindahkan dari Jakarta, maka nasib Jakarta masih harus dipastikan. Apakah akan dibiarkan begitu saja atau tetap dibantu pembangunannya. "Pembangunan infrastruktur di Jakarta sekarang ini kan besar-besar, tak mudah."

    Baca pula:

    Jokowi Ingin Ibu Kota Dipindah ke Palangkaraya, JK Pilih Mamuju

    Menurut Nirwono dirinya lebih memilih Ibu Kota tetap di Jakarta, karena dengan begitu anggaran yang akan digunakan membangun Ibu Kota baru dapat dialokasikan membenahi Jakarta dan juga membuat kota-kota lain di Indonesia bisa mengejar dan setara dengan Jakarta.

    Dia melihat tak ada alasan kuat pemindahan Ibu Kota dilakukan, sehingga memang lebih baik Jakarta dibenahi dengan cara membagi bebannya kepada kota-kota di sekitarnya. "Jakarta harus bisa setara dengan Tokyo, Seoul dan London, dan kota lain harus bisa kejar Jakarta," tutur Nirwono.

    Sebabnya, Nirwono merasa pemerintah harus menjelaskan urgensi pemindahan Ibu Kota. Lalu apakah ketika Ibu Kota pindah hanya pusat pemerintahannya saja yang pindah, sedangkan pusat perekonomiannya tetap atau ikut pindah juga. "Cenderungnya ikut pindah, kalau di Amerika Serikat kan tak terpengaruh karena pusat perekonomiannya menyebar."

    Wacana pemindahan Ibu Kota negara menguat. Presiden Joko Widodo meminta Ibu Kota dipindahkan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Mamuju, Sulawesi Barat, sebagai lokasi yang cocok jika Ibu Kota dipindahkan dari Jakarta.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.