Polisi Soppeng Tembak Mati Tahanan Kasus Narkoba yang Kabur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penembakan. (AP Photo/Robert Ray)

    Ilustrasi penembakan. (AP Photo/Robert Ray)

    TEMPO.CO, Makassar - Pelarian Subianto alias Anto  berakhir setelah  aparat Kepolisian Resor Soppeng menembaknya mati karena mencoba melawan saat hendak ditangkap. Anto merupakan tahanan narkoba yang sudah 15 hari kabur dari Rumah Tahanan Klas IIB Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

    "Pelaku kami tembak mati karena melawan saat digrebek di rumah kebunnya. Dia (Anto) juga menembak polisi dengan senjata api rakitan," kata Kepala Kepolisian Resor Soppeng Ajun Komisaris Besar Polisi Dodied Prasetyo Aji via telepon, Selasa 25 April 2017.

    Baca: BNN Tembak Mati Satu Penyelundup Jaringan Narkotik Internasional

    Menurut dia, Anto kabur dari tahanan bersama rekannya Bakrie dan Mulyadi pada Senin 10 April 2017  dengan cara menjebol tembok kamar tahanan lalu memanjat temboknya. Namun, kata dia, tim gabungan menemukan lokasi persembunyian Anto di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur pada Selasa dinihari 25 April 2017.

    Dodied mengatakan tindakan anggotanya menembak mati Anto sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur. Sebab tersangka melepaskan tembakan kearah Bripka Dedi Indra Wijaya, sehingga pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan menembak pada bagian paha dan dadanya. "Anto memang sudah siap, karena senjata api rakitannya disimpan dibawah bantal," tutur dia.

    Simak: Petugas Polda Sulawesi Selatan Tembak Mati Pencuri Sepeda Motor

    Usai ditembak, ujar Kapolres, pelaku  dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Sawerigading Kota Palopo. Namun dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong. Polisi menyita barang bukti berupa satu senjata api rakitan dan empat butir peluru kaliber 38 serta sebilah badik.

    Kepala Rumah Tahanan Klas II B Watan Soppeng Ibnu Faisal mengatakan Anto merupakan tahanan narkoba yang sudah dua kali kabur dari tahanan. Saat kabur yang terakhir kalinya, Anto bersama rekannya  usai pegawai rutan mengontrol tahanan, Senin 10 April.

    Lihat: Tembak Mati Bandar Narkoba, Polda Sita Sabu Rp 17 Miliar

    Menurut dia, saat itu pelaku menjebol tembok kamar tahanan yang berukuran 30 x 40 sentimeter. Kemudian mereka memanjat pagar tembok setinggi empat meter. Dalam kamar pelaku ditemukan pisau, gunting dan linggis kecil. "Barang itu sudah diamankan sama polisi," tutur Ibnu.

    Dia menambahkan identitas tiga tahanan kabur itu Bakrie, pelaku pelecehan seksual di bawah umur. Adapun Mulyadi dan Anto  terlibat kasus narkoba. Bakrie dan Mulyadi masih dalam pengejaran kepolisian.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.