Sidang Suap Satelit, KPK: Kepala Bakamla Pastikan Kehadiran Besok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Laksamana muda Arie Soedewo mengikuti pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 16 Maret 2016. Presiden Joko Widodo pagi ini melantik Laksda Arie Soedewo Kepala Badan Keamanan Laut. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Laksamana muda Arie Soedewo mengikuti pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 16 Maret 2016. Presiden Joko Widodo pagi ini melantik Laksda Arie Soedewo Kepala Badan Keamanan Laut. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya Ari Soedewo telah memastikan kehadirannya dalam sidang suap pengadaan proyek satelit monitoring yang digelar Rabu, 26 April 2017. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan lembaganya telah menerima konfirmasi rencana kehadirannya.

    ”Ada konfirmasi pihak Bakamla atau Kabakamla akan hadir di persidangan berikutnya,” kata Febri di kantornya, Selasa, 25 April 2017. “Kami berharap komitmen yang kuat dari Panglima TNI dan jajarannya kemudian bisa memastikan informasi dibuka di persidangan bisa diproses secara baik.”

    Baca juga: Kasus Suap, Suami Inneke Koesherawati Akui Bertemu Kepala Bakamla

    Ari Soedewo tercatat lebih dari dua kali tak menghadiri panggilan jaksa penuntut umum sebagai saksi terdakwa-terdakwa suap proyek satelit monitoring. Karena itu, jaksa meminta majelis hakim untuk mengeluarkan penetapan pemanggilan Ari dalam sidang selanjutnya.

    Sidang suap proyek satelit monitoring berikutnya dijadwalkan akan dilaksanakan Rabu, 26 April 2017. Saksi-saksi yang dihadirkan akan memberikan keterangan berkaitan dengan terdakwa Direktur PT Merial Esa Indonesia, Fahmi Darmawansyah.

    Adapun Febri mengatakan lembaganya belum menemukan Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi, staf khusus Ari Soedewo. Dalam perkara ini, Ali Fahmi diduga sebagai perantara Fahmi Darmawansyah dengan pejabat Bakamla dalam pengadaan satelit monitor untuk Bakamla. Ia diduga mengatur pengadaan tender agar proyek tersebut dimenangi oleh PT Melati Technofo Indonesia, perusahaan yang dikelola Fahmi Darmawansyah.

    Simak pula: Sidang Suap Bakamla, Terdakwa Sebut 2 Kali Ari Soedewo Menemuinya

    Ali Fahmi juga sudah lebih dari dua kali mangkir panggilan jaksa. Dalam persidangan yang lalu, KPK mengancam bakal menjemput paksa Ali Fahmi jika ia mangkir sekali lagi.

    ”Kami masih mencari saksi karena keterangan saksi dibutuhkan di persidangan dan sudah dipanggil beberapa kali terkait dengan siapa saja yang berpotensial sebagai tersangka,” kata Febri.

    MAYA AYU PUSPITASARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.