Jokowi Bahagia Sekali Peringati Isra Miraj di Pesantren

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (keempat kanan) didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (ketiga kanan) dan Menkopolhukam Wiranto (kedua kiri) bertemu dengan ulama dan tokoh-tokoh ormas Islam di Istana Merdeka, Jakarta, 17 April 2017. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (keempat kanan) didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (ketiga kanan) dan Menkopolhukam Wiranto (kedua kiri) bertemu dengan ulama dan tokoh-tokoh ormas Islam di Istana Merdeka, Jakarta, 17 April 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Purwakarta - Presiden Joko Widodo lebih bahagia mengadakan peringatan hari-hari besar agama Islam di luar Istana. "Saya merasa bahagia sekali peringatan Isra Miraj dilakukan di wilayah, apalagi tempatnya di pondok pesantren," katanya, kepada wartawan setelah memperingati Isra Miraj di Pesantren Alhikamussalafiyah Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa sore, 25 April 2017.

    Jokowi mengungkapkan, peringatan Isra Miraj di lingkungan pesantren apalagi lokasinya berada di pedesaan terasa lebih tenang dan damai. "(Di pesantren) damai sekali. Beda dengan di istana, terlalu serius dan formal," ujar Jokowi.

    Baca juga: Agenda Jokowi di Purwakarta, Hadiri Isra Miraj dan Silaturahmi Guru

    Dalam peringatan Isra Miraj di pesantren, Jokowi bisa langsung bertatap muka dengan para ulama, kiai, habaib, para guru ngaji dan para santri. "Kalau di istana, paling dengan para menteri, pejabat tinggi negara dan para duta besar. Jumlahnya paling 120 - 200 orang saja," kata Jokowi.

    Makanya, Jokowi bertanya pada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. "(Kalau di istana) Kapan ketemu rakyatnya? Kapan ketemu ulama, kiai, ustad dan santri?" ucap Jokowi.
    Jokowi yang mengenakan kemeja putih dipadu-padankan dengan jas warna hitam dan sarung motif salur itu, juga sesekali akan mengadakan peringatan hari besar Islam di Istana dengan mengundang para ulama, kiai, guru ngaji, dan para santri.

    Dalam pesan Isra Miraj, Jokowi meminta para ulama, kiai, para ustaz, para guru ngaji, para santri dan kalangan pesantren, berperan aktif menjadi perekat silaturahmi berbangsa dan bernegara. "Kecuali itu juga terus memupuk semangat kebersamaan dan toleransi bahwa islam adalah agama yang cinta damai di tengah-tengah Bangsa Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika," kata Jokowi.

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan, perayaan Isra Miraj yang dihelat di Pesantren Al-Hikamussalafiyah, sebagai respons yang diminta Jokowi kepadanya. "Alhamdulillah, tahun ini sesuai dengan yang dikehendaki, perayaan Isra Miraj dilakukan di luar Istana," ujarnya.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.