Kebakaran Rumah di Bandung, Tiga Bocah Tewas Terpanggang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kebakaran. ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi Kebakaran. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Bandung - Kebakaran hebat melanda satu unit rumah di Kampung Bojong Resmi, Desa Cukang Genteng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Selasa dinihari, 25 April 2017.

    Selain meratakan rumah bilik berukuran 4x6 meter itu, amukan si jago merah juga menewaskan tiga bocah berusia belasan tahun yang berada di dalamnya.

    Kepala Desa Cukang Genteng Hilman Yusuf mengatakan kebakaran  baru dilihat warga sekitar pukul 02.00. Saat itu, petugas siskamling langsung memanggil warga untuk membantu memadamkan api.

    Baca juga:
    Kebakaran di Aceh Selatan, 72 Rumah Hangus dan 194 Orang Mengungsi

    Namun, saat proses pemadaman, warga tidak mengetahui ada tiga bocah yang terjebak di dalam rumah. Korban tewas ialah anak pemilik rumah, Aldi Hadid Rahayu, 15 tahun; Slamet Riadi, 11 tahun; dan Sandi, 11 tahun.

    "Warga tidak tahu ada tiga anak itu. Tahunya setelah api padam terlihat ada bagian tubuh manusia yang gosong," ujar Hilman kepada Tempo, Selasa siang.

    Menurut Hilman saat peristiwa  terjadi, orang tua korban sedang tidak ada di rumah. Ibu Hadid tengah menjalani pengobatan di rumah orang tuanya karena mengalami kecelakaan. Sedangkan ayahnya bekerja di Bandung. "Jadi, korban (Aldi Hadid) mengajak dua orang temannya menginap di rumah itu," kata dia.

    Simak:
    Pabrik Kertas Terbakar, Dua Karyawan Luka Bakar

    Hilman berujar api bisa dijinakan sekitar satu jam berkat bantuan warga. Petugas pemadam kebakaran tidak bisa mendekati rumah lantaran akses jalan  sempit dan berada di bawah bukit. "Pemadam kebakaran gak bisa masuk," kata dia.

    Kepala Bidang Hubungan Masyrakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan tiga korban tersebut diduga terjebak di dalam kamar saat api kian membesar.

    "Diduga korban terjebak di dalam kamar di karenakan api sudah besar," ujar Yusri  melalui pesan Whatsapp.

    Lihat:
    Polisi: Mobil Terbakar di Cawang Berlamat Jakarta Timur dan Barat

    Polisi, kata Yusri, masih menyelidiki penyebab kebakaran. Namun, berdasarkan dugaan sementara, api berasal dari pembakaran obat anti-nyamuk di dalam rumah. "Diduga api berasal dari obat nyamuk bakar," kata dia.

    IQBAL T. LAZUARDI S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.