Paskah di Minahasa, Stephen Tong Ajak Politikus Mengabdi Negara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Matthias Schrader

    AP/Matthias Schrader

    TEMPO.COMinahasa - Pendeta Stephen Tong dalam perayaan Paskah Nasional di Minahasa, Sulawesi Utara mengatakan kebangkitan Kristus Yesus membawa pengharapan bagi umat manusia. "Bagi yang percaya di dalam nama-Nya beroleh kemerdekaan, karena Dia telah mengalahkan kuasa maut, sehingga maut tidak berkuasa atas manusia," kata Stephen di Tondano, Minggu 23 April 2017.

    Dia mengatakan kematian dan kebangkitan Kristus tidak dapat ditandingi oleh siapapun, tubuh dan darah-Nya telah dialiri untuk menebus dosa manusia. Yang membunuh Yesus, kata Stephen Tong, pertama adalah pemimpin agama yang menyalahgunakan kepercayaan dan berkedok di bawah pelayanan keagamaannya.

    Baca: Pesan Paskah 2017, Umat Diminta Lindungi Imigran, Lawan Korupsi

    Kedua, adalah pemimpin politik. Menurut dia, sedikit sekali pemimpin politik yang mampu membawa perubahan bagi bangsa dan negara. Waktu Yesus lahir politik memperalat agama, ketika Yesus mati agama memperalat politik. Agama dan politik sepertinya menjadi alat untuk berkedok.

    "Bertobatlah, mari jadi pemimpin agama dan pemimpin politik yang benar-benar bertobat dan melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh," katanya.

    Stephen Tong mengajak setiap pemimpin politik dan pemimpin agama agar jangan jadi pemimpin yang korupsi dan tidak melakukan kehendak Tuhan. "Agar kita menjadi pemimpin agama dan pemimpin politik yang benar-benar melakukan kehendak Tuhan," katanya.

    Baca: Khotbah Paskah, Paus Fransiskus Ingatkan Soal Derita Imigran

    Dia menyerukan agar umat Kristen yang bergerak di bidang pemerintahan, pendidikan, dan bidang apapun untuk mengabdi pada negara. "Jadilah gubernur yang tidak korupsi, jadilah bupati yang tidak Korupsi, jadilah rektor dan dosen yang tidak korupsi dan jadilah pempimpin-pemimpin dimanapun dipercayakan yang tidak melakukan dosa," tutur dia.

    Perayaan Paskah Nasional dan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017 yang digelar di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Stadion Maesa Tondano, sukses digelar. Paskah Nasional yang mengangkat tema, 'Torang Samua Ciptaan Tuhan', dengan sub tema, 'Ziarah Keadilan dan Perdamaian Menuju Indonesia Hebat dan Sejahtera.'

    Baca: 12 Tradisi Paskah Paling Menarik dari Seluruh Dunia

    "Kita melayani Tuhan melalui melayani rakyat, pemimpin politik harus melayani dengan jujur, adil, dan dengan cinta kasih," ujar Stephen Tong.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.