Satu Keluarga Dianiaya di Riau, Ibu yang Baru Melahirkan Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penganiayaan terhadap perempuan. shutterstock.com

    Ilustrasi penganiayaan terhadap perempuan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Penganiayaan berat terhadap satu keluarga terjadi di Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Rokan Hulu, Minggu, 23 April 2017. Satu penghuni rumah dilaporkan tewas dihujam benda tajam. Belum diketahui motif pembunuhan itu.

    "Anggota masih di lapangan untuk mengumpulkan fakta dan informasi," kata Kepala Kepolisian Resor Rokan Hulu Ajun Komisaris Besar Yusup Rahmanto, Minggu malam, 23 April 2017.

    Baca: Begini Rencana Andi Lala Habisi Satu Keluarga di Medan

    Adapun korban meninggal adalah ibu muda yang baru melahirkan yakni Pelistia Kiawa, 23. Sedangkan suaminya Aliani Telopanua, 27, mengalami luka berat. "Korban kritis dibawa ke rumah sakit untuk perawatan intensif," ucapnya.

    Yusup berujar, kedua korban merupakan. pasangan suami istri yang baru saja menyambut kelahiran bayi pertamanya. Beruntung, dalam peristiwa itu sang bayi dalam keadaan selamat. "Bayinya tidak apa-apa," ucap dia.

    Baca: Lagi, Pembunuhan Satu Keluarga di Medan, Modusnya Bakar Rumah

    Yusup menceritakan, peristiwa tragis itu pertama kali ditemukan kerabat korban Yuliasa Giawa. Kedua korban menginap sementara di rumah Yuliasa lantaran baru menjalani proses persalinan.
    Ketika itu kata Yusup, korban ditemukan Yuliasa sekira pukul 13.00 siang, saat ia dan istrinya pulang dari gereja. Kedua saksi melihat pintu rumah dalam keadaan tertutup rapat.

    Merasa ada yang aneh, Yuliasa kemudian masuk ke rumah dan menemukan kedua korban tergeletak berlumuran darah di ruang dapur. Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. "Korban meninggal dunia kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi," ujarnya.

    Baca: Si Pembunuh Sadis Andi Lala Pernah Melakukan Pembunuhan pada 2015

    Belum diketahui siapa pelakunya. Hingga kini polisi masih mengumpulkan fakta untuk mengungkap kasus tersebut.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.