Menteri Yohana: Anak 0-18 Tahun Dilarang Bekerja, Alasannya...

Reporter

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise saat mengunjungi rumah Daeng Te'ne (keluarga korban) di kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, 11 Mei 2016. Kunjungan ini terkait kasus pembunuhan yang dilakukan seorang ayah kandung, Jamaluddin (34) terhadap anak kandungnya, MA(5) pada Kamis (05/05). TEMPO/Sakti Karuru

TEMPO.CO, Makassar -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise menegaskan bahwa anak berusia 0-18 tahun dilarang bekerja. Sebab, anak seusia tersebut harus mendapat haknya yakni menuntut ilmu atau bersekolah.

"Anak usia 0-18 tahun dilarang bekerja dulu karena tugasnya hanya sekolah. Kalau tidak maka melanggar konvensi hak anak, jadi anak memiliki hak sama tanpa diskriminasi," kata Menteri Yohana saat berkunjung di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Panambungan Kecamtan Mariso Kota Makassar, Minggu 23 April 2017.

Baca: Menteri Yohana Dicurhati Warga Makassar Soal Anak Isap Lem  

Menurut dia, mulai anak sampai perempuan masih banyak yang masih tertinggal. Untuk itu, diperlukan membangun pemberdayaan perempuan agar akses yang dimiliki sama dengan laki-laki. "Mari kita melindungi seluruh anak dan perempuan di Indonesia. Dengan mendengar semua keluhannya supaya diketahui permasalahannya," tutur Menteri Yohana.

Karena itu, Yohana menjanjikan kepada warga Rusunawa tersebut untuk memberikan sarana dan prasarana agar anak-anak memiliki fasilitas untuk bermain. Tujuannya, agar terhindar dari narkoba dan pelecehan seksual. "Misalnya melakukan pelatihan untuk perempuan dan anak-anak dibuatkan tempat bermain," ucap Yohana.

Ia mengapresiasi Yayasan Kalla yang memberikan perhatian kepada warga di kompleks Rusunawa karena membangunkan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di dalam kompleks tersebut.

Baca: Angka Kekerasan terhadap Perempuan Masih Tinggi  

Nurlaila, 38 tahun, warga rusunawa, mengakui dirinya sejak masih muda bekerja sebagai buruh bangunan untuk kehidupan sehari-hari. Ia meminta kepada Menteri Yohana diberikan pekerjaan yang layak. "Bu Menteri saya sejak muda kerja buruh bangunan. Tidak mungkin saya kerja terus begini, jadi saya minta solusi," kata dia di hadapan Menteri PPPA.

Kemudian Menteri Yohana menimpali bahwa silahkan menyurat langsung apa saja yang menjadi keluhan kemudian dikaji dan diberikan solusi. "Silahkan menyurat langsung ke saya. Kami juga akan bantu terkait gajinya," tutur Yohana.

DIDIT HARIYADI







Kasus Penculikan Anak Meningkat Awal 2023, Apa Lagi Selain Penculikan Malika?

1 hari lalu

Kasus Penculikan Anak Meningkat Awal 2023, Apa Lagi Selain Penculikan Malika?

Kasus penculikan anak bertambah lebih banyak pada awal 2023. Total 28 kejadian terjadi sepanjang awal tahun ini.


KSP Kawal Dugaan Persekusi dan Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma

56 hari lalu

KSP Kawal Dugaan Persekusi dan Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma

Viral terduga pelaku pelecehan seksual di Universitas Gunadarma, Depok, dipersekusi


Pencabulan Anak di Tambora, KemenPPPA Beri Pendampingan untuk Korban

56 hari lalu

Pencabulan Anak di Tambora, KemenPPPA Beri Pendampingan untuk Korban

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengapresiasi korban pencabulan dan keluarganya yang berani melapor ke polisi


Parade Lorong Wisata Ramaikan HUT Kota Makassar Ke-415 Tahun

16 November 2022

Parade Lorong Wisata Ramaikan HUT Kota Makassar Ke-415 Tahun

Perayaan HUT Kota Makassar ke-415 tampak berbeda tahun ini.


Walikota Makassar Tawarkan Proyek Proyek Strategis di MIF 2022

16 November 2022

Walikota Makassar Tawarkan Proyek Proyek Strategis di MIF 2022

Makassar Invesment Forum (MIF) 2022 resmi dibuka.


Kendaraan Listrik Co'mo Diluncurkan, Jadi Kado untuk Masyarakat Makassar

16 November 2022

Kendaraan Listrik Co'mo Diluncurkan, Jadi Kado untuk Masyarakat Makassar

mobil inisiasi rancangan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Danny Pomanto yakni mini bus listrik yang dinamakan Co'mo atau commuter metromoda resmi diluncurkan.


Harapan Nelayan Perempuan di Kepulauan Aru Dapat Pengakuan dan Perlindungan

18 Oktober 2022

Harapan Nelayan Perempuan di Kepulauan Aru Dapat Pengakuan dan Perlindungan

Nelayan perempuan di Kepuluan Aru mencantumkan profesi di KTP ibu rumah tangga. Padahal jika di KTP ditulis nelayan, bisa membawa manfaat perlindungan


33 Anak Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Termuda Usia 4 Tahun

4 Oktober 2022

33 Anak Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Termuda Usia 4 Tahun

Kementerian PPA mencatat 33 anak meninggal dalam tragedi Kanjuruhan. Paling muda berusia 4 tahun.


Ojol Day, Danny Pomanto Naik Ojek Motor Listrik ke Balai Kota

20 September 2022

Ojol Day, Danny Pomanto Naik Ojek Motor Listrik ke Balai Kota

Setidaknya satu kali sepekan seluruh jajaran di Pemkot Makassar harus naik ojek menuju kantor.


Save the Children Dampingi 32 Kasus Kekerasan Tehadap Anak di Sumba

13 September 2022

Save the Children Dampingi 32 Kasus Kekerasan Tehadap Anak di Sumba

Save the Children menyebutkan bahwa angka kekerasan seksual di NTT cukup tinggi.