Polisi Selidiki Temuan Mayat di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan pagi d kawasan Ranukumbolo, awan kabut terlihat di sekeliling danau. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, 16 Mei 2015. Tempo/Fajar Januarta

    Pemandangan pagi d kawasan Ranukumbolo, awan kabut terlihat di sekeliling danau. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, 16 Mei 2015. Tempo/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Lumajang - Kepolisian Resor Lumajang tengah menyelidiki dugaan kasus pembunuhan yang jenazah korbannya ditemukan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. "Tim Reserse Polsek Kota Lumajang yang menyelidiki," kata Kepala Kepolisian Sektor Senduro Ajun Komisaris Jaman kepada Tempo, Minggu siang, 23 April 2017.

    Jaman mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga ihwal penemuan mayat seorang perempuan yang telah membusuk di kawasan TNBTS, tepatnya Blok Tanah Abang, Dusun Karanganyar, Desa Burno, Kecamatan Senduro. Penemuan itu dilaporkan pada Sabtu siang, 22 April 2017, sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah yang diduga korban pembunuhan itu, untuk sementara diduga bernama Asliyah, 43 Tahun, warga Dusun Krajan I RT 04 RW 02, Desa Boreng, Kecamatan Lumajang.

    Baca: Mayat Pria tanpa Identitas Mengambang di Waduk Buatan Kalideres

    Korban dilaporkan hilang sejak Selasa, 18 April 2017, kepada Kepolisian Sektor Kota Lumajang. Ternyata mayat yang ditemukan tersebut identik dengan orang yang dilaporkan hilang oleh keluarganya di Polsek Kota Lumajang. Polisi kemudian menghubungi keluarga korban untuk mengecek identitas jenazah yang ditemukan di kawasan hutan itu. Dan keluarga korban ternyata mengenali korban tersebut.

    Keluarga korban mengenali jenazah tersebut berdasarkan kalung emas yang melekat pada mayat, gelang yang melekat pada mayat, cincin yang melekat pada jemari mayat, kaus warna hitam, kerudung warna hitam, serta pasangan gigi palsu bagian depan, atas, dan bawah. Jaman mengatakan pihaknya telah menyita sebuah kendaraan motor matic dengan nomor polisi N-6731-UJ yang dibawa korban dan sudah dilaporkan pada 19 April 2017.

    Baca: Pendakian Semeru Resmi Dibuka, Posko SAR Ranupani Diaktifkan

    Ihwal keberadaan motor matic tersebut juga diakui oleh keluarga korban. Jaman mengatakan jenazah korban dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah Haryoto, Lumajang, dan sudah dimintakan visum et repertum dari pihak rumah sakit. Sejauh ini, pihak kepolisian sudah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya Romadhon dan Seneti, petani warga Senduro yang menemukan mayat korban.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang Ajun Komisari Tinton Priyambodo langsung memimpin gelar perkara bersama Kapolsek Senduro dan Kapolsek Kota Lumajang. Penanganan perkara tersebut dilakukan penyidik Polsek Kota Lumajang. "Kami membantu melakukan penyelidikan yang dilakukan Polsek Lumajang Kota," kata Jaman.

    DAVID PRIYASIDHARTA

    Baca: Petugas Temukan Jejak Harimau di Jalur Pendakian Semeru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.