Big Bad Wolf Sediakan 5 Juta Buku, 50 Persen Buku Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pameran buku The Big Bad Wolf Book Sale di Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, 2 Mei 2016. Acara ini merupakan pameran buku terbesar se-Asia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Suasana pameran buku The Big Bad Wolf Book Sale di Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, 2 Mei 2016. Acara ini merupakan pameran buku terbesar se-Asia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Big Bad Wolf Book Sale kembali digelar di ICE BSD City Hall 7-10, Tangerang Selatan, pada 21 April-2 Mei 2017. Pameran buku ini menghadirkan sekitar 5 juta buku dengan harga diskon 60-80 persen.

    "50 persen itu buku kami sediakan untuk anak," kata Ketua Panitia Big Bad Wolf Uli Silalahi, Kamis, 20 April 2017.

    Baca juga:  Bazar Buku Big Bad Wolf Book Sale Digelar di ICE BSD

    Dalam acara pembukaan, panitia Big Bad Wolf memberikan sumbangan 500 buku ke perwakilan Kongres Wanita Indonesia. Sumbangan tersebut diharapkan bisa membantu para ibu untuk menularkan minat baca ke anak-anak mereka.

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berharap Big Bad Wolf menjadikan para ibu sebagai Kartini sesungguhnya. Sebab, buku-buku murah di Big Bad Wolf diharapkan bisa dimanfaatkan para ibu untuk menumbuhkan minat baca pada anaknya.

    Adapun Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memuji acara Big Bad Wolf. "Mudah-mudahan acara kayak gini bisa di daerah juga," kata dia. Sebab, masyarakat daerah juga memerlukan bacaan guna meningkatkan minat baca.

    Susi menceritakan bagaimana kegemarannya membaca membuatnya sempat ditegur gurunya ketika sekolah. Sebab, saat pelajaran Matematika, buku yang dia baca justru buku-buku karya Adam Smith ataupun Nicolo Machiavelli.

    KODRAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kecelakaan Tol Cipali Dipicu Bus yang Supirnya Diserang Penumpang

    Kecelakanan Tol Cipali melibatkan empat kendaraan beruntun di kilometer 150, Senin dinihari, 17 Juni 2019 dipicu serangan penumpang pada supir.