Kasus Teror Novel Baswedan, Jubir KPK: Mata Kanan Pulih Signifikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anies Baswedan saat menjenguk Novel Baswedan yang dirawat karena disiram air keras. instagram.com

    Anies Baswedan saat menjenguk Novel Baswedan yang dirawat karena disiram air keras. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi kesehatan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, terus membaik. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan ada perkembangan pemulihan yang signifikan pada mata kanan penyidik korupsi e-KTP itu.

    "Untuk mata sebelah kanan ada pemulihan yang signifikan dan diharapkan beberapa hari ke depan bisa menyentuh perbaikan kornea mata," kata Febri melalui pesan pendek, Sabtu, 22 April 2017.

    Baca: Polisi Pastikan Foto Dua Orang yang Viral Bukan Penganiaya Novel

    Febri mengatakan pada hari ini dokter telah menganalisis langsung kedua bola mata Novel menggunakan alat periksa mata manual. Ia menjelaskan, dokter telah memberikan cairan kimia pada kedua bola mata Novel untuk mengetahui kondisi mata dengan indikator warna.

    Selain itu, dokter memberikan eye drop, untuk membersihkan sela di antara mata dan “casing” mata agar tidak merapat akibat inflamasi, dan mengecek tekanan pada mata.

    Simak: 2 Orang Diperiksa Terkait CCTV Dekat Novel Baswedan, Hasilnya?

    Dari hasil analisis, mata sebelah kanan Novel mengalami pemulihan daerah putih mata (conjungtiva) sebesar 10-20 persen. Tekanan mata sebesar 16/17 dengan range batas normal 6-21.

    "Untuk mata sebelah kiri ada pemulihan namun masih lambat, dan prosesnya adalah jangka panjang, hitungan minggu," ujar Febri.

    Febri menyebut mata sebelah kiri Novel mengalami pemulihan daerah putih mata sekitar 5-10 persen. Ada sedikit kondisi merapatnya bola mata dengan “casing” mata akibat peradangan, tapi sudah dibersihkan dan kembali normal.

    Meski demikian, kata Febri, untuk mata kanan dan kiri belum ada pertumbuhan bagian kornea. Hingga hari ini pun Novel masih menjalani perawatan di Singapura General Hospital.

    Baca juga: Puncak Arus Mudik Isra Mikraj Diperkirakan Terjadi Hari Ini

    Novel Baswedan disiram air keras dengan dua orang pengendara motor saat ia selesai salat subuh di masjid dekat rumahnya. Air keras itu mengenai wajah dan mata Novel.

    Belum jelas siapa dan apa motif penyerangan Novel. Hingga kini polisi belum mendapatkan titik terang.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.