6 Fenomena Hujan Es di Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hujan es di kawasan Jakarta Timur, 28 Maret 2017. Butiran es berjatuhan saat hujan deras disertai petir yang mengguyur wilayah Jakarta sore ini. Foto: Istimewa

    Hujan es di kawasan Jakarta Timur, 28 Maret 2017. Butiran es berjatuhan saat hujan deras disertai petir yang mengguyur wilayah Jakarta sore ini. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandung dilanda hujan deras disertai petir, es, dan angin kencang, Rabu siang, 19 April 2017. Peneliti klimatologi pada Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bandung, Erma Yulihastin menjelaskan badai itu karena pembentukan awan cumulus menara yang terjadi secara cepat dalam kurun waktu sekitar 20-30 menit untuk mencapai kondisi matang. Pada saat matang dan terjadi hujan, ada interaksi antara proses hujan dengan udara di bawahnya yang lebih kering.

    Tak hanya Bandung, sepanjang tahun ini dan 2016, beberapa fenomena hujan es juga terjadi di beberapa kota di Indonesia. Berikut ini beberapa di antaranya:

    1. Kota Cimahi
    Fenomena hujan es di Cimahi terjadi pada Sabtu 26 Maret 2016. Hujan es berupa batuan es berbentuk kelereng dengan ukuran bervariasi. Menurut BMKG, es menyerupai salju lantaran gumpalan awan yang dekat dengan permukaan bumi. Akibatnya, gumpalan awan tersebut tidak lebur dengan baik dan turun ke bumi dalam keadaan masih berbentuk kondensasi (gumpalan). Sepanjang hujan, terjadi tiga kali bulir es berjatuhan dengan waktu berselang dalam hitungan menit.

    Baca: Ini Penyebab Hujan Es di Papua Bisa Tewaskan 11 Orang

    2. Trenggalek
    Hujan es di Trenggalek terjadi pada November 2016. Kala itu angin puting beliung melanda Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Hujan es tersebut sempat terjadi di Desa Prambon bersamaan dengan datangnya angin kencang di wilayah Kecamatan Tugu. Intensitasnya tidak lama, hanya sekitar satu menit. Hujan es tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah.

    3. Bekasi
    Hujan es di Bekasi terjadi pada 25 September 2016. Ahad malam itu, batuan es sampai merusak beberapa atap rumah warga. Hujan turun sejak Ahad sore pukul 17.00. Batuan es itu menghujam sekitar pukul 19.00. Hujan es turun bersamaan dengan hujan deras dan angin kencang. Butirannya kecil-kecil hanya sebesar butiran jagung.

    Baca: Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju

    4.  Sleman, DIY dan Magelang, Jawa Tengah
    Pada 25 Januari 2016, hujan es melanda dua wilayah tersebut. Hujan es juga terjadi di Wonokerto, Sleman, dan sekitar lereng Merapi. Juga, kabupaten Sleman sisi utara dan timur, tepatnya di Kecamatan Turi. BMKG Yogyakarta menyatakan fenomena itu terjadi karena konsentrasi awan Cumulonimbus. Awan ini merupakan awan yang pertumbuhannya vertikal.  Es ini bisa jatuh karena terpental oleh petir atau karena faktor angin (golakan) turbulensi yang terjadi di awan itu.

    5. Jakarta Selatan dan Jakarta Timur

     Hujan es di  Jakarta Selatan terjadi pada Selasa 28 Maret 2017. Butir-butir es sebesar kerikil berjatuhan bersamaan dengan hujan lebat dan angin kencang. Durasinya hanya sekitar beberapa menit. BMKG mengatakan fenomena hujan es tersebut tersebut bersamaan dengan siklon tropis Debby yang terjadi di timur laut Australia, yang menyebabkan terjadi konvergensi dari Sumatera Selatan sampai Nusa Tenggara Timur. Ini yang membuat pumpunan awan menjadi sangat labil, kemudian menyebabkan hujan es.

    Baca: Hujan Es di Kerawang, 87 Rumah di 2 Dusun Rusak

    6. Surabaya, Jawa Timur

     Hujan deras disertai angin kencang terjadi pada 7 Maret 2017. Hujan yang juga berupa es itu berupa butiran-butiran kecil es batu. Ukurannya hampir sebesar kelereng. Turun bersamaan dengan hujan deras dan angin kencang.

    BMKG menjelaskan, hujan es terjadi akibat posisi awan kumulonimbus berada pada ketinggian lebih dari empat kilometer di atas permukaan laut. Awan yang melewati freezing level ini membuat butiran hujan di dalam awan tak mencair, sehingga tetap berbentuk butiran es saat turun ke bumi.

    NIEKE INDRIETTA | PELBAGAI SUMBER

    Baca: Kemarau di Riau, Berharap Hujan Turun Malah Gumpalan Es  

    Video Terkait: Bandung Dilanda Hujan Badai, Sejumlah Pohon Tumbang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.