Musim Haji 2017, Ribuan Calon Haji di Sulsel Belum Melunasi BPIH

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisi VIII DPR RI menggelar konferensi pers mengenai biaya penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2017 di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 Maret 2017. TEMPO/DENIS RIANTIZA

    Komisi VIII DPR RI menggelar konferensi pers mengenai biaya penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2017 di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 Maret 2017. TEMPO/DENIS RIANTIZA

    TEMPO.CO, Makassar - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Abdul Wahid Tahir mengatakan masih banyak, ada 2200an calon jamaah haji yang belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

    Saat ini tercatat yang sudah melunasi biaya haji sebanyak 5.076 orang dari total yang terdaftar 7.296 orang. "Jadi masih ada sekitar dua ribuan yang belum melunasi biaya haji," ucap Wahid Tahir, Kamis 20 April 2017 di Makassar.

    Baca :

    Riau Bakal Memiliki Embarkasi Haji 2018, Ini Persiapannya

    Biaya Haji Termahal di Makassar, Termurah di Aceh

    Menurut dia, data tersebut hasil laporan dari panitia penyelenggara haji di masing-masing kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Dengan nilai BPIH untuk Sulsel sebesar Rp 35 juta. "Pelunasan biaya haji dibuka sejak tanggal 10 April dan ditutup 5 Mei untuk tahap pertama. Kan saat mendaftar calon haji membayar senilai Rp 25 juta," tutur dia.

    Selanjutnya pelunasan BPIH akan kembali dibuka pada tahap kedua yakni Juni 2017 mendatang. Dia mengimbau agar para calon jemaah haji segera menyelesaikan kewajibannya, terutama yang sudah memiliki uang.

    "Sebenarnya pembayaran tahun ini tak membutuhkan waktu lama. Karena tidak lagi mengacu pada kurs Dollar Amerika," kata Wahid.

    Simak juga : Polisi Koboi Tembak Satu Keluarga, 11 Saksi Diperiksa Propam

    Namun, lanjut dia, masih ada saja calon jemaah haji yang menunggu sampai Dollar turun. Padahal itu tidak berpengaruh. "Kalau uang sudah siap maka langsung setor saja."

    Setelah para jemaah melunasi BPIH, dia mengungkapkan, pihaknya akan langsung melakukan proses penyelenggaraan haji dengan perampungan berkas termasuk pembentukan regu dan rombongan.

    "Kalau penentuan kelompok terbang kita masih menunggu petunjuk dari pusat.

    Karena masih ada lagi beberapa proses, seperti pemeriksaan kesehatan dan kebutuhan selama di Tanah Suci."

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.