Hujan Angin dan Petir di Bandung, Belasan Pohon Tumbang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pohon tumbang menutup Jalan Cilaki usai hujan es disertai angin kencang yang melanda Bandung, Jawa Barat, 19 April 2017. BMKG melansir data kecepatan angin mencapai 40 Km per jam. TEMPO/Prima Mulia

    Pohon tumbang menutup Jalan Cilaki usai hujan es disertai angin kencang yang melanda Bandung, Jawa Barat, 19 April 2017. BMKG melansir data kecepatan angin mencapai 40 Km per jam. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung  -  Sebanyak 18 titik pohon tumbang dan patah dahannya akibat hujan yang disertai angin dan petir pada Rabu siang, 19 April 2017.

    "Laporan sementara yang masuk kepada kami, ada 18 titik pohon tumbang dan dahan patah akibat hujan tadi siang," kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Prasarana Sarana Utilitas Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Arief Prasetya, ketika dihubungi melalui telepon, Rabu, 19 April 2017.

    Arif menuturkan saat ini pihaknya telah menerjunkan timnya ke lapangan untuk mengatasi laporan pohon tumbang dan tiang papan reklame tersebut dibantu oleh petugas Dinas Pencegahan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung.

    Ia menuturkan lokasi 18 pohon tumbang dan dahan patah akibat hujan petir dan angin di Kota Bandung ada di Kawasan Dago, Jalan Supratman, Jalan Badak Singa, Jalan Gatot Subroto dan lain-lain.

    "Pada intinya prioritas kita adalah membereskan pohon tumbang yang menghalangi bahu jalan atau yang menimpa jalan, karena kan sebentar lagi jam pulang kantor. Dikhawatirkan akan macet kalau tidak cepat-cepat diatasi," kata dia.

    Selain itu, Hujan yang disertai angin kencang dan petir yang melanda Kota Bandung membuat sebuah tiang papan reklame yang berada di kawasan Fly Over Antapani, tepatnya di Jalan Terusan Jakarta, roboh.

    "Betul, ada satu papan billboard di dekat Fly Over Antapani roboh," kata dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.