Tumben, Kali Ini Setya Novanto dan Fahri Hamzah Beda Suara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (kedua kanan) memimpin rapat didampingi Ketua DPR, Setya Novanto (kedua kiri) dan Wakil Ketua, Agus Hermanto (kanan) dan Taufik Kurniawan (kiri) pada Rapat Paripurna Perdana Masa Sidang II Tahun 2014-2015 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 12 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (kedua kanan) memimpin rapat didampingi Ketua DPR, Setya Novanto (kedua kiri) dan Wakil Ketua, Agus Hermanto (kanan) dan Taufik Kurniawan (kiri) pada Rapat Paripurna Perdana Masa Sidang II Tahun 2014-2015 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 12 Januari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto beda suara dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah perihal penyampaian nota keberatan ke Presiden Joko Widodo tentang pencegahannya atau cekal  oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di saat Fahri menyatakan bahwa pencegahan itu akan dirapatkan dengan Jokowi, tapi Setya menyampaikan bahwa DPR tidak akan menyampaikan apapun.

    "Kami tidak menyampaikan (keberatan). Kami sangat kooperatif dan menghargai KPK," ujar Setya Novantodi kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 18 April 2017.

    Baca juga:

    Fahri Hamzah Akan Tanda Tangani Surat Protes Cekal Setya Novanto

    Sebagaimana diberitakan beberapa hari lalu, DPR mengkritik keras langkah KPK yang mencegah Setya Novanto keluar dari Indonesia terkait dugaan keterlibatannya di kasus korupsi pengadaan e-KTP. Sebab, menurut mereka, pencegahan tersebut mengganggu agenda dan kerja Setya Novanto sebagai Ketua DPR.

    Kritik itu diikuti dengan apa yang diklaim Fahri Hamzah sebagai pengiriman nota keberatan ke Istana Kepresidenan. Namun, belakangan, Fahri mengganti-ganti keterangannya soal pengiriman nota tersebut hingga kemudian ketahuan bahwa nota itu belum ada dan DPR akan menggelar rapat konsultasi dengan Presiden Joko Widodo.

    Baca pula:

    Tak Gubris Protes Fahri Hamzah, KPK Tetap Cekal Setya Novanto

    Pertanyakan Cekal Setya Novanto, TPDI: Fahri Hamzah Memalukan DPR

    Setya melanjutkan bahwa dirinya juga sudah mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi dan pimpinan yang mendorong pengiriman nota keberatan tersebut. Namun, dirinya tetap beranggapan pengiriman nota keberatan itu tidak perlu ada.

    "Sudah saya sampaikan (pandangan saya). Mereka (anggota dan pimpinan DPR) bisa mengerti," ujarnya.

    Dimintai penegasan apakah berarti pengiriman nota keberatan ke Presiden Joko Widodo bisa dinyatakan batal, Setya Novanto mengiyakan dengan suara lirih.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.