Mulai Masuki Musim Kemarau, Polda Riau Bangun 3.000 Sekat Kanal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Satgas Karlahut Propinsi Riau menyelesaikan pembuatan Kanal Blocking (Sekat Kanal) di Desa Rimbo Panjang, Kampar, Riau, 11 Maret 2016. Pembuatan kanal di kawasan gambut diharapkan dapat mencegah terjadinya dan meluasnya kebakaran lahan. ANTARA/Rony Muharrman

    Personel Satgas Karlahut Propinsi Riau menyelesaikan pembuatan Kanal Blocking (Sekat Kanal) di Desa Rimbo Panjang, Kampar, Riau, 11 Maret 2016. Pembuatan kanal di kawasan gambut diharapkan dapat mencegah terjadinya dan meluasnya kebakaran lahan. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.COPekanbaru - Kepolisian Daerah Riau tengah membangun sekitar 3.000 sekat kanal di wilayah gambut yang rawan terbakar di sejumlah wilayah Riau. Pembangunan sekat kanal terus dikebut mengingat musim kemarau bakal melanda Riau mulai Mei mendatang.

    "Sekat kanal dibangun hampir di seluruh wilayah Riau yang rawan terbakar," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, Rabu, 19 April 2017 di Pekanbaru.

    Baca: Kebakaran Lahan, 12 Titik Panas Terpantau di Riau 

    Menurut Guntur, sekat kanal di wilayah gambut dinilai ampuh mencegah kebakaran lahan meskipun saat musim kemarau. Sekat kanal sejauh ini berfungsi efektif menjaga kelembapan gambut agar tetap basah sehingga sulit terbakar.

    Guntur mengatakan, sejak adanya sekat kanal ini, potensi kebakaran hutan dan lahan sepanjang 2017 berhasil ditekan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. 

    Hingga kini, kata dia, hanya tercatat dua kasus kebakaran hutan dan lahan dengan dua tersangka. Seluas 60 hektare lahan terbakar telah ditangani polisi dalam upaya penegakan hukum.

    Simak juga: Anies-Sandi Menang Pilkada, Wanita Ini Janji Potong Payudara

    "Lahan terbakar disegel dalam rangka penyidikan," ucapnya. 

    Selain membangun sekat kanal, Guntur menambahkan, Polda Riau hingga kini terus menyebar maklumat larangan membuka lahan dengan cara membakar.

    RIYAN NOFITRA
    Lihat: quickcount.tempo.co



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 1.087 Fintech P2P Lending Dihentikan sejak 2018 hingga 2019

    Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan dari 2018 hingga 2019, sebanyak 1.087 entitas fintech P2P lending ilegal telah dihentikan.