Pilkada DKI, Mahasiswa ITB dan Unpad Asal Jakarta Boleh Izin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Aula Barat di lingkungan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). TEMPO/ A. Andrian

    Gedung Aula Barat di lingkungan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). TEMPO/ A. Andrian

    TEMPO.COBandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) meliburkan kegiatan perkuliahan pascasarjana Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) di Jakarta terkait dengan pemilihan kepala daerah DKIJakarta, Rabu, 19 April 2017. Mahasiswa ITB di kampus Bandung dan Jatinangor pun diizinkan libur sehari untuk mencoblos.

    Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni, dan Komunikasi ITB Miming Miharja mengatakan ITB mengeluarkan surat edaran tertanggal 13 April 2017. Surat itu terkait dengan pelaksanaan pilkada DKI Jakarta. “Isinya kampus di Jakarta libur dan mahasiswa dengan kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta diizinkan tidak ikut perkuliahan,” katanya, Selasa, 18 April 2017. 

    Baca juga: Tagar #Elu2Gue2 dan #AkuCoblosAniesSandi Trending Topic Twitter

    Sementara itu, perkuliahan di kampus Bandung dan Jatinangor, Sumedang, berjalan normal. Menurut Miming, mahasiswa yang akan memilih tidak perlu izin khusus. Di kelas, mahasiswa cukup menunjukkan KTP Jakarta kepada dosen. 

    Aturan bagi mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) lain lagi. Wakil Rektor Unpad Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Arry Bainus mengatakan mahasiswa yang ingin mencoblos harus mengajukan izin ke ketua program studi. “Kami memberikan pengecualian bagi mahasiswa yang ingin mencoblos pada 19 April, izinnya hanya sehari,” ujarnya.

    Simak pula: Nyoblos Pilkada DKI, Presiden Jokowi Diiringi Lagu Bengawan Solo

    Unpad, menurut Arry, menyarankan kepada mahasiswa untuk menggunakan hak pilihnya dalam pilkada DKI Jakarta. Jumlah mahasiswa Unpad yang ber-KTP DKI Jakarta total diperkirakan berjumlah sekitar 800 orang. 

    Taksirannya, mahasiswa yang punya hak pilih dan izin mencoblos sekitar 500-600 orang. “Selebihnya mungkin sudah tinggal di Jakarta karena tinggal mengerjakan skripsi,” katanya.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.