Setelah Mencoblos, Jusuf Kalla dan Istri Nikmati Bir Pletok di TPS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wapres Jusuf Kalla menawarkan penganan khas Betawi ke wartawan seusai mencoblos di TPS 03 Kelurahan Pulo. Tempo/Amirullah

    Wapres Jusuf Kalla menawarkan penganan khas Betawi ke wartawan seusai mencoblos di TPS 03 Kelurahan Pulo. Tempo/Amirullah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan hak suara di tempat pemungutan suara 3, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 19 April 2017. Setelah mencoblos, Kalla menyempatkan diri menikmati penganan khas Betawi, seperti bir pletok.

    Kalla tiba di TPS 3 pukul 10.26 WIB. Bersama istri dan anaknya, Kalla mendatangi TPS yang berada di area Hotel Dharmawangsa itu dengan berjalan kaki dari kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya. Kalla berjalan sambil menuntun cucunya, Malaika Athirah.

    Baca juga: Tagar #Elu2Gue2 dan #AkuCoblosAniesSandi Trending Topic Twitter

    Begitu tiba, Kalla langsung mengambil kertas suara. Setelah mencoblos, Kalla dan istrinya duduk di kursi di depan TPS. Beraneka ragam penganan khas Betawi tersaji di TPS itu. Kalla pun menikmati sajian yang terdiri atas bir pletok, kue cincin, kembang goyang, dan pacar Cina.

    Di hadapannya, puluhan wartawan siap mewawancarai Kalla. Dia pun sempat membagikan kue-kue itu ke wartawan. "Ini bagi-bagi," kata Kalla yang disambut antusias wartawan.

    Dalam pesannya, Kalla meyakini pilkada DKI putaran kedua berjalan aman. Menurut dia, pilkada harus dilakukan dengan jujur, adil, dan terbuka. Siapa pun yang terpilih, ujar Kalla, harus didukung semua pihak. Gubernur dan wakil gubernur yang dipilih pun harus memposisikan diri sebagai pemimpin semua warga Jakarta. "Yang menang harus mengabdi dan menghargai satu sama lain," ujar Kalla.

    Simak pula: Pilkada DKI, Ahok: Nicholas Setahun Pilih Dua Kali

    Pantauan Tempo, TPS 3 tempat Kalla mencoblos dibikin agak berbeda dibanding saat putaran pertama. Kini sepasang ondel-ondel, yang merupakan ikon budaya Betawi, terpasang di kiri dan kanan pintu masuk TPS. Ada juga sepasang pohon pisang dan ornamen kembang kerep, yang biasa dipakai dalam hajatan di budaya Betawi. Tak ketinggalan, satu sepeda ontel juga dipasang dekat ondel-ondel.

    AMIRULLAH SUHADA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.