Dilaporkan Rusak Rumah Tangga, Ini Bantahan Anggota DPRD Brebes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FPC. Selingkuh. Shutterstock

    FPC. Selingkuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, Brebes – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Brebes, Zubad Fahilatah, akhirnya angkat bicara soal  tudingan merusak rumah tangga sopir pribadi yang dialamatkan padanya. Melalui pengacaranya, Zubad membantah tudingan tersebut  dan menganggap bernuansa politis.

    “Setelah kami pelajari dengan seksama, polemik ini lebih kental nuansa politik,” kata kuasa hukum Zubad, Anton Rizali, kepada wartawan, Senin petang, 17 April 2017.

    Pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jawa Tengah tersebut mengatakan tudingan itu mucul lantaran posisi Zubad sebagai anggota legislatif. Selain itu, dia juga menduduki jabatan penting, yakni Ketua Dewan Pimpinan Cabang  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Brebes.

    Baca: Anggota DPRD Diduga Terlibat Skandal, PKB Siap Memecat

     “Apa yang disampaikan oleh saudara Ririn, yang merupakan istri sopir pribadi saudara ZF (Zubad) itu tidak mendasar. Persoalan itu adalah murni konflik rumah tangga,” kata Anton.” katanya.

    Sebelumnya Ririn Supriyanti, melaporkan Zubad ke Badan Kehormatan DPRD Brebes karena merasa rumah tangganya dirusak. Perempuan satu anak itu menuding Zubad sebagai sumber persoalan. Rumah tangganya kini di ambang perceraian lantaran diduga suami Ririn mempunyai hubungan khusus dengan Zubad.

    Ririn mengaku memilik bukti hubungan percakapan mesra antara Zubad dan suaminya. Bukti itulah yang membuat dia yakin bahwa keduanya memiliki hubungan istimewa. “Apalagi sejak saya menikah, dia (Zubad) selalu marah-marah dan meminta suami saya menceraikan saya,” kata Ririn.

    Simak: Anggota DPRD Brebes Dilaporkan ke Badan Kehormatan Dewan

    Pengacara Zubad lainnya, Herfaruk, mengatakan pernyataan Ririn tersebut disampaikan berdasarkan asumsi yang dikembangkan sendiri. Dalam keadaan kalut, katanya, seseorang bisa saja menyimpulkan sesuatu yang tidak objektif.  “Apalagi menyangkut tudingan asusila, harus ada kesaksian yang melihat dan mendengar perbuatan tersebut,” katanya.

    Ihwal bukti percakapan mesra itu, Zubad malah mengancam akan melaporkan balik Ririn karena telah membuka percakapan tersebut tanpa seizin darinya. “Itu kan masuk pencurian data tanpa izin,” ujar Herfaruk.

    Menurut Herfaruk, Zubad punya istri yang sah dan keluarga yang harmonis. "Kalau memang LGBT, kenapa dia punya istri?," katanya.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.