Paskah 14 April 2017, Sejumlah Harapan Setya Novanto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Setya Novanto saat berkunjung ke kantor Tempo Media Grup, Jakarta, 8 Maret 2017. TEMPO/Subekti

    Ketua DPR Setya Novanto saat berkunjung ke kantor Tempo Media Grup, Jakarta, 8 Maret 2017. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR, Setya Novanto menyampaikan sejumlah harapannya dalam Perayaan Paskah Nasional 2017. “Selamat merayakan rangkaian Paskah, semoga teladan dan inspirasi yang telah diwariskan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan kita sebagai bangsa dan negara, demi cita-cita masyarakat yang lebih adil, makmur, dan sejahtera,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 April 2017.

    Setya Novanto mengatakan, momentum Paskah yang terangkum dalam Trihara Suci menandakan pengakuan atas keteladanan yang telah diwariskan sejak dulu dan dipercaya oleh umat Kristiani. Dia menuturkan Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Paskah telah menunjukkan pengorbanan sejati dan pelayanan tulis dalam merentangkan jalan keselamatan. “Ini membuktikan bahwa ajaran agama lahir sebagai instrumen pencerahan bagi seluruh umat manusia” .

    Baca juga:
    Paskah 14 April 2017, Menag: Inspirasi untuk Persatuan Bangsa

    Menurut Novanto, siapa pun orangnya, manusia adalah pelayan bagi sesama, sehingga kehidupan yang rukun dan harmonis hanya bisa tercipta dalam suasana kebersamaan dan perasaan empati terhadap penderitaan orang lain. Paskah kata dia menggambarkan pengabdian dan pelayanan yang bisa dilakukan dengan segenap potensi yang dimiliki.

    “Pengabdian dan pengorbanan bukan hanya materi, tapi juga tenaga dan pikiran demi perbaikan kualitas hidup masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya. Setya Novanto berujar momentum Paskah juga menjadi inspirasi bahwa tidak ada yang lebih penting selain memberikan harapan tentang hidup yang lebih baik. Yaitu harapan tentang masa depan kehidupan yang lebih aman, damai, saling memelihara dan melayani. “Bahkan berkorban demi kepentingan yang lebih besar, tanpa perbedaan golongan, agama, maupun ras.”

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.