Hasil Tes Urine, Sudah 13 Polisi di Tolitoli Mengkonsumsi Narkoba

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi narkoba. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi narkoba. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Palu – Kepolisian Resor Tolitoli, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, belum berhenti melakukan tes urine terhadap anggota, pegawai negeri sipil, maupun perwira polisi. Sedikitnya sudah 13 orang polisi dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Tiga di antaranya dari satuan Brimob. "Itu hasil tes urine sampai Selasa, 11 April," kata Kepala Kepolisian Resor Tolitoli Ajun Komisaris Besar Muhammad Iqbal Alqudusy, Kamis, 13 April 2017.

    Belasan polisi narkoba adalah Inspektur Satu HJ, Brigadir Kepala AR, Bripka JU, Bripka ML, Brigadir IR, Brigadir SA, Briptu SS, Briptu RE, Bripda IM, Bripda RI. Sedangkan tiga brimob diantaranya, Brigadir SU, Briptu YR, Bharatu AB.

    Baca: 

    Mantan Bupati Ini Jebak Bupati Bengkulu dengan Narkoba 
    Bisnis Narkoba, Eks Polisi Ini Tembak Mati Kurirnya

    Iqbal mengatakan, tes urine ini akan terus dilakukan terhadap seluruh anggota polisi yang bertugas di wilayah hukum Tolitoli.  “Dimulai dari internal ini akan terus di lakukan hingga peredaran dan penggunaan narkoba di Kabupaten Tolitoli sudah tidak lagi. Saat ini sudah sekitar 60 persen personil Polres Tolitoli sudah menjalani tes urine. Masih ada 6 Polsek lagi yang belum terjangkau yang akan kami lakukan pemeriksaan,” ujar Muhammad Iqbal.

    Tes urine kali ini berlangsung di halaman Markas Polisi Resor Tolitoli. Sebelumnya tes berlangsung di Rumah Sakit Umum Mokopido, Tolitoli, yang dilaksanakan sejak 31 Maret 2017. Iqbal menyebut ada 457 polisi dan PNS yang menjalani tes urine. Dari 13 polisi, tiga diantaranya dari satuan brimob yang dinyatakan positif narkoba.

    Baca pula: Kisah Sopir Go-Jek Gagalkan Peredaran Narkoba 

    Iqbal mengatakan polisi yang menjalani tes urine ini apabila terbukti mengkonsumsi narkoba akan ditindak tegas, dengan sidang disiplin terhadap anggota yang urinenya positif narkoba. Selain itu, terhadap yang bersangkutan juga dilakukan pendampingan, peningkatan kerohanian, serta diajukan rehabilitasi ke Kota Palu. “Kami bersihkan rumah sendiri dulu, baru di luar. Penegakan hukum keluar tetap dilakukan,” kata Iqbal.

    Iqbal menambahkan apabila ada informasi mengenai keterlibatan anggota polisi dalam narkoba di wilayah hukumnya, masyarakat diminta tidak takut melaporkannya ke Markas Kepolisian Resor Tolitoli. “Dimohon ada info keterlibatan anggota agar tidak sungkan melaporkan kepada kami,” ujar Iqbal.

    AMAR BURASE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.