Cerita Jokowi Traktir 14 Warga Cirebon Santap Empal Gentong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berdialog dengan para warga lanjut usia saat melakukan kunjungan di Pondok Pesantren Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, 13 April 2017. Presiden melakukan kunjungan kerja di Cirebon dan berliahturahmi dnegan warga. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Presiden Jokowi berdialog dengan para warga lanjut usia saat melakukan kunjungan di Pondok Pesantren Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, 13 April 2017. Presiden melakukan kunjungan kerja di Cirebon dan berliahturahmi dnegan warga. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Cirebon - Presiden Joko Widodo mengajak makan beberapa warga yang  menantinya di depan rumah makan di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis siang, 13 April 2017. Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat tiba di rumah makan Empal Gentong Haji Apud, melihat enam orang dan delapan anak berada di depan rumah makan itu.

    Spontan Jokowi mempersilakan 14 orang tersebut masuk dan duduk di kursi menghadap meja makan yang sama. Presiden Jokowi lantas mengajak mereka berbincang, menanyakan pekerjaan dan keadaan ekonomi mereka. Selanjutnya, 14 orang tersebut menikmati makanan dengan menu empal gentong bersama Presiden dan Ibu Negara.

    Baca: Jokowi Subuhan di Bandung, Ridwan Kamil Undang Warga Lewat Instagram

    Mereka gembira dan tidak mengira bisa makan bareng bersama Presiden. "Saya senang banget. Alhamdulillah. Enggak disangka-sangka. Saya berdoa Pak Presiden lancar di perjalanan," kata Sa'nah, 56 tahun, salah satu dari 14 orang itu.

    Sa'nah mengaku, sehari-hari membuat pisang molen untuk dijual kepada pedagang keliling.  Saban hari Sa'nah bisa menyisihkan sekitar Rp 40 ribu.

    Warga lain, Fifi Atifa yang akrab disapa Miroh, bersyukur bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. "Saya jualan kolak pisang keliling. Sehari dapat Rp 50 ribu-an. Selain itu, juga menerima pesanan keripik pisang," kata Fifi.

    Baca: Blusukan ke Mal di Bandung: Jokowi Pilih Barang, Bayar, Langsung Dipakai

    Presiden Jokowi, menurut Fifi, berpesan kepada dirinya agar tetap semangat berjualan. "Presiden tidak membedakan orang kaya maupun miskin," ujar Fifi yang tinggal tidak jauh dari rumah makan Empal Gentong Haji Apud di Jalan Raya Panembahan.

    Selain empal gentong, menu makan bersama Presiden Jokowi adalah sate kambing, ayam goreng, dan udang balado. Sedangkan minumannya ada es jeruk dan es kelapa muda.
    Acara makan siang bersama selesai, sekitar pukul 16.10 WIB, Presiden Jokowi mendatangi tempat olahraga Sport Hall Bima di Jalan Karya Mulia, Kesambi, Kota Cirebon.

    Baca: Blusukan ke Pekalongan, Jokowi Seharian Pakai Sarung

    Jokowi mengatakan perlunya pemerintah dan lembaga keuangan memperhatikan kredit usaha rakyat (KUR) dan pedagang kecil. "Saya ingin dengan cara-cara ini menginspirasi. Ada hal kecil yang bisa dilakukan, tapi memberikan dukungan ekonomi di bawah yang sangat besar," kata Jokowi.

    Presiden menjelaskan, pemerintah akan menyiapkan regulasi yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di masyarakat. Presiden bertolak ke Jakarta pada pukul 18.30 WIB mengakhiri rangkaian agenda kunjungan kerjanya di Jawa Barat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.