JK Pesan pada KPK: Cari Perawatan Terbaik bagi Novel Baswedan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novel Baswedan meninggalkan ruang perawatan JEC. Foto: Budi Setiyarso

    Novel Baswedan meninggalkan ruang perawatan JEC. Foto: Budi Setiyarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif menuturkan dirinya dan Ketua KPK Agus Rahardjo telah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai perwakilan dari Pemerintah RI, untuk membicarakan soal pengobatan untuk penyidik KPK Novel Baswedan.

    "Pak Wapres setuju bahwa seluruh pembiayaan pengobatan akan ditanggung negara," ujar Laode, melalui pesan WhatsApp, Kamis, 13 April 2017.

    Baca: Novel Baswedan Diserang, Jusuf Kalla: Biaya Berobat Ditanggung Pemerintah

    Pertemuan itu dilakukan di rumah dinas Wakil Presiden pada Selasa malam, 11 April 2017. Saat bertemu Wapres JK, pimpinan KPK didampingi mantan Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji dan dihadiri mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Hamid Awaludin. Dalam pertemuan itu, Laode menambahkan, Wapres JK berpesan untuk mencarikan perawatan terbaik bagi penyidik senior KPK tersebut.

    Menurut Laode, Sekretaris Jenderal KPK sudah menindaklanjuti kesepakatan soal biaya pengobatan tersebut dengan bertemu pihak Kementerian Keuangan. "Doakan semoga Novel dapat disembuhkan oleh spesialis mata dan spesialis kebakaran bahan kimia," ujarnya.

    Novel menderita luka pada bagian mata dan sebagian wajahnya akibat disiram air keras oleh dua pengendara sepeda motor ketika dia pulang dari salat Subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya pada Selasa, 11 April 2017. Penyidik KPK itu sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan Rumah Sakit Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta Pusat, sebelum dipindahkan ke rumah sakit di Singapura pada Rabu, 12 April 2017.

    Baca juga: Novel Diserang, Jaksa Agung Harap Polisi Segera Ungkap Pelakunya

    Presiden Direktur Jakarta Eye Center (JEC) Johan A. Hutauruk mengatakan Novel dipindahkan atas permintaan keluarga. Penglihatan Novel sebenarnya mulai membaik setelah dirawat hampir 24 jam di JEC. “Saat dibawa pertama kali, penglihatannya hanya 5 persen di sebelah kiri dan 10 persen di mata kanan. Sekarang sudah 30 persen,” kata Johan, Rabu, 13 April 2017.

    INDRI MAULIDAR | DIKO OKTARA | RW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.