Siapa Andi Lala, Pelaku Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Medan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memperlihatkan foto Daftar Pencarian Orang (DPO) Andi Lala alias Andi Matalata  yang merupakan tersangka otak pelaku pembunuhan sekeluarga di Medan di Lhokseumawe, Aceh, 12 April 2017. Mabes Polri menerbitkan surat perintah seluruh jajaran kepolisian, bandara dan pelabuhan  untuk penangkapan tersangka pembunuhan itu. ANTARA/Rahmad

    Warga memperlihatkan foto Daftar Pencarian Orang (DPO) Andi Lala alias Andi Matalata yang merupakan tersangka otak pelaku pembunuhan sekeluarga di Medan di Lhokseumawe, Aceh, 12 April 2017. Mabes Polri menerbitkan surat perintah seluruh jajaran kepolisian, bandara dan pelabuhan untuk penangkapan tersangka pembunuhan itu. ANTARA/Rahmad

    TEMPO.CO, Medan - Andi Lala, tersangka utama kasus pembunuhan satu keluarga di Medan, berstatus buronan atau masuk daftar pencarian orang (DPO).

    Dua pelaku lain, di antaranya Roni, 21 tahun, dibekuk pada Rabu, 12 April 2017. Dia merupakan eksekutor pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Lalu Andi Saputra, 27 tahun, yang berperan sebagai penjaga di teras rumah korban untuk mengawasi orang-orang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Total pelaku sebanyak tiga orang.

    Baca: Eksekutor Satu Keluarga di Medan Dibekuk, Andi Lala Terus Diburu

    Satu keluarga yang tewas dibunuh di Jalan Mangaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, pada Sabtu dinihari, 9 April 2017, yakni Riyanto, 40 tahun, dan istrinya, Riyani, (35); dua anaknya, Syafa Fadillah Hinaya (15) dan Gilang Laksono (11); dan mertuanya, Marni (60). Putri bungsu korban, Kinara, tahun, ditemukan dalam kondisi kritis dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

    Direktur Kriminal Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Nurfallah mengatakan pelaku Andi Lala masih punya hubungan keluarga dengan Riyanto. "Istri Andi Lala dan istri Riyanto, almarhumah Sri Ariyani alias Riyani, masih punya hubungan keluarga," ujarnya, Rabu.

    Baca: Satu-satunya Korban Selamat Pembunuhan Satu Keluarga Dioperasi

    Andi Lala kabur ketika polisi datang menggeledah rumahnya di Jalan Pembangunan 2 Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. Andi Lala melarikan diri dengan mobil pick up bernomor polisi 1325 EZ. Mobil itu kemudian ditemukan di salah satu SPBU di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

    Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Brigjen Agus Andrianto mengatakan identitas pelaku diketahui dari penelusuran kendaraan yang digunakan ketika berkunjung ke rumah korban pada malam kejadian.

    Baca: Pembunuhan Satu Keluarga di Medan, Korban Balita Perlu Dikonseling

    Kendaraan dengan nomor polisi BK 1011 HJ itu diketahui milik sebuah perusahaan rental. Dari perusahaan tersebut, didapatkan sejumlah nama yang menyewa mobil. Setelah dikembangkan, dugaan atas pelaku mengerucut pada nama tersangka Andi Lala. Sehingga dilanjutkan dengan penggeledahan di rumah tersangka di Desa Sekip, Lubuk Pakam.

    Dia menyarankan pelaku menyerahkan diri. "Diimbau untuk menyerahkan diri atau nanti dapat tindakan tegas dari petugas," katanya.

    SAHAT SIMATUPANG | ANTARA | NI

    Simak: Pembunuhan Sekeluarga di Medan, Polisi: Ada Dugaan Direncanakan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.