Kalla: Arab Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan, LIPIA Diperbanyak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Wakil Presiden Jusuf Kalla saat mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 25 April 2016. Dari lawatan ke empat negara Eropa, total investasi yang bisa diboyong ke Indonesia mencapai US$ 20,5 miliar atau setara Rp 266,5 triliun. TEMPO/Subekti.

    Ekspresi Wakil Presiden Jusuf Kalla saat mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 25 April 2016. Dari lawatan ke empat negara Eropa, total investasi yang bisa diboyong ke Indonesia mencapai US$ 20,5 miliar atau setara Rp 266,5 triliun. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan kerja sama di bidang pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi akan terus ditingkatkan. Salah satu bentuknya adalah meningkatkan pendidikan bahasa Arab dan pendidikan agama.

    Kalla mengatakan itu setelah menerima kunjungan Sulaiman bin Abdullah Aba Al-Khail, Rektor Universitas Islam Imam Mohammed bin Saud. Menurut Kalla, kunjungan Sulaiman adalah kelanjutan dari kunjungan Raja Salman pada awal Maret lalu. "Ini untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan. Karena itu, kerja sama di bidang pendidikan akan diperluas dengan kunjungan tadi," ucap Kalla, Kamis, 13 April 2017, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta.

    Baca juga: Arab Saudi Investasi di Malang pada Dua Sektor Ini

    Selama ini, Arab Saudi telah menjalin kerja sama di bidang pendidikan dengan memberikan beasiswa. Perluasan kerja sama yang diinginkan ke depan adalah meningkatkan pendidikan bahasa Arab dan bidang ilmu Islam lain. "Justru itu di universitas-universitas umum, kayak kemarin di Universitas Hasanuddin dan di beberapa universitas lain," ujar Kalla.

    Arab Saudi telah memberikan bantuan kepada kampus pendidikan bahasa Arab, yakni Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), misalnya, yang ada di Pejaten, Jakarta. Ke depan, lembaga tersebut akan didirikan di kota-kota lain. Kalla menuturkan badan hukum kampus tersebut tetap Indonesia, sementara Arab Saudi hanya membantu dalam pendanaan.

    Adapun Sulaiman menuturkan, dalam pertemuannya dengan Kalla, dia menyampaikan soal rencana peresmian sejumlah LIPIA di sejumlah daerah di Indonesia yang merupakan cabang dari Universitas Islam Imam Mohammed bin Saud di Riyadh. "Juga peresmian Arab Saudi Corner serta sejumlah program dan kegiatan yang dilakukan LIPIA di beberapa daerah," kata Sulaiman.

    AMIRULLAH SUHADA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.