Siswa SMA Taruna Nusantara Tewas, Tersangka Dilimpahkan ke Kejari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SMA Taruna Nusantara. instagram.com

    SMA Taruna Nusantara. instagram.com

    TEMPO.CO, Magelang - Kepolisian Resor Magelang, Jawa Tengah melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Kresna Wahyu Nurachmad ke Kejaksaan Negeri Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu, 12 April 2017.

    Kepala Kejaksaan Negeri Mungkid, Eko Hening Wardono mengatakan penyerahan tersangka dan barang bukti serta penandatangan berita acara berjalan lancar. Saat pelimpahan, tersangka AMR, 16 tahun, didampingi kuasa hukum, orang tua, Balai Pemasyarakatan, Dinas Sosial, dan penyidik Polres Magelang. Orang tua AMR ikut menandatangani berita acara penyerahan.

    Baca: Pembunuh Siswa SMA Taruna Nusantara Terancam Hukuman 15 Tahun Bui

    "Kami segera menyusun surat dakwaan. Secepatnya setelah surat dakwaan selesai, akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Mungkid," kata Eko seusai pelimpahan. Dia didampingi Kapolres Magelang Ajun Komisaris Besar Polisi Hindarsono dan Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mungkid R. Bondan.

    Saat penyerahan, kondisi AMR sehat dan dapat menjawab pertanyaan jaksa dengan lancar. Eko menuturkan nanti ada tujuh jaksa dalam proses persidangan kasus pembunuhan ini. Ia menambahkan pihaknya telah mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap AMR selama lima hari ke depan. Lokasi penahanan adalah di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kota Magelang.

    "Penasihat hukum masih yang penunjukkan dari Polres Magelang. Kemarin pihak orang tua tersangka juga sudah memberikan surat kuasa kepada penasihat hukum tersebut," kata Eko.

    Baca: Ketua Komite SMA Taruna Nusantara: Pembunuhan Kresna Itu Kriminal

    Menyinggung kapan pelimpahan berkas ke Pengadilan Negeri Mungkid, Eko mengatakan tidak akan melebihi masa tahanan tersangka. "Target minggu depan sudah diserahkan. Dilihat dari masa penahanan sudah kelihatan, tidak mungkin kami melebihi masa penahanan tersebut," katanya.

    Berdasarkan pantauan, sejumlah anggota polisi Polres Magelang bersiaga di Kejari Mungkid. Masyarakat yang akan menuju Kejari diminta untuk tidak memasuki areal gedung Kejaksaan. Sekitar pukul 11.00 Kapolres Magelang Hindarsono tiba di kompleks Kejaksaan. Tidak lama kemudian, iring-iringan mobil yang membawa tersangka dan barang bukti memasuki areal Kejari.

    Baca juga: Siswa SMA Taruna Tewas, Tersangka Tolak Pakai Penutup Kepala

    Mengenai pengamanan ketat di Kejaksaan, Kajari Eko mengatakan penanganan perkara anak sesuai dengan Pasal 19 UU Peradilan Anak mewajibkan anak tidak boleh diekspos namanya, apalagi wajahnya. "Kami minta tolong dimengerti proses yang kami lakukan, jangan sampai melakukan hal-hal di luar konteks," katanya.

    AMR diduga melakukan pembunuhan terhadap teman sebaraknya, Krisna Wahyu Nurachmad, 15 tahun. Korban ditemukan meninggal di barak 17 kompleks SMA Taruna Nusantara Magelang, Jumat, 31 Maret 2017.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.