Panitia Bandung Tambah Peserta Ujian SBMPTN Berbasis Komputer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 sedang mengerjakan soal ujian. [TEMPO/M. Iqbal Ichsan; IQ2015060937](Komunika Online)

    Peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 sedang mengerjakan soal ujian. [TEMPO/M. Iqbal Ichsan; IQ2015060937](Komunika Online)

    TEMPO.CO, Bandung - Panitia Lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 Bandung menambah kuota peserta ujian berbasis komputer. Kini tersedia 2.135 kursi untuk peserta Computer Based Testing (CBT) dari 320 kursi pada ujian 2016. Ujiannya berlangsung di lima kampus.

    Baca: SBMPTN, Unpad dan UPI Bandung Kurangi Kuota Mahasiswa Baru  

    Ujian tertulis SBMPTN akan berlangsung sehari pada 16 Mei 2017, menyusul dua hari berikutnya ujian keterampilan bagi peserta yang memilih jurusan tertentu seperti seni dan pendidikan. Pendaftaran SBMPTN secara online mulai dibuka 11 April hingga 5 Mei 2017.

    Sekretaris Eksekutif II Panitia Lokal SBMPTN Bandung, Azis Mahfudin mengatakan, ujian berbasis komputer tersebar di kampus Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Islam Negeri Bandung, serta di sub panitia lokal yang berada di Universitas Siliwangi Tasikmalaya.

    Rencananya, panitia lokal SBMPTN Bandung menyediakan total 43.600 kursi peserta ujian di Bandung dan Tasikmalaya. “Di Bandung 39.600 kursi, di Tasikmalaya 4.000 kursi,” ujarnya saat jumpa pers Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri di kampus ITB, Selasa, 11 April 2017.

    Baca: Unpad Gratiskan Kuliah Dokter Layanan Primer  

    Lokasi ujian SBMPTN di Bandung utamanya tersebar di kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, juga Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Selebihnya memakai gedung-gedung sekolah dan kampus swasta.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.