Novel Diserang, KPK Akan Bahas Evaluasi Pengamanan dengan Polda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Agus Rahardjo, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, dan Jaksa Agung HM Prasetyo berfoto bersama usai menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama dalam pemberantas tindak pidana korupsi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Maret 2017. Tempo/Rezki A.

    Ketua KPK Agus Rahardjo, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, dan Jaksa Agung HM Prasetyo berfoto bersama usai menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama dalam pemberantas tindak pidana korupsi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Maret 2017. Tempo/Rezki A.

    TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengadakan rapat taktis dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk menjaga keamanan seluruh komponen KPK. Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo saat mengunjungi Novel Baswedan, penyidik KPK yang wajahnya disiram oleh orang tak dikenal.

    ”Kemarin juga sebetulnya sudah ada (pengamanan). Yah, nanti kami evaluasi lagi karena ternyata kurang,” ujar Agus di depan rumah sakit Jakarta Eyes Center, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 11 April 2017.

    Baca: Penyerangan terhadap Novel Baswedan Terorganisasi

    Menurut Agus, evaluasi tersebut juga akan melibatkan Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian.

    Dia pun memastikan bahwa absennya Novel tak mempengaruhi kinerja KPK saat ini. Penyelidikan dan penyidikan kasus-kasus terbaru pun akan dilanjutkan. “Tidak (ada pengaruh). Itu kan kerja tim,” ujar Agus.

    Komisioner KPK Laode Muhammad Syarif pun mendampingi Agus saat membesuk Novel. Dia menegaskan rencana pihaknya mengadakan rapat taktis dengan Polda Metro Jaya dalam waktu dekat.

    Baca: Kepada Mahfud Md., Novel Baswedan Ceritakan Indikasi Penyerangnya

    Rencana itu, kata Laode, sudah disinggung oleh KPK saat bertemu dengan Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Selasa siang.

    ”Akan ada rapat teknis lagi besok. Bu Basaria juga akan bantu koordinasi agar semua penyidik dan penuntut KPK, termasuk pegawai bisa dapat perlindungan yang cukup,” tuturnya.

    Pihak Rumah Sakit JEC Menteng tak berencana memberi informasi terkait dengan kondisi teranyar Novel. Hingga pukul 20. WIB, halaman depan rumah sakit tersebut masih dipenuhi awak media yang menunggu.

    ”Pihak RS sangat berharap tidak banyak yang berkeliaran di sini, karena katanya agak mengganggu,” ucap Laode.

    YOHANES PASKALIS

    Baca: Polisi Sebut Dua Pelaku Penyerangan Novel Berjaket Hitam



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.