Novel Baswedan Diserang, Busyro: Kapolri Harus Usut Tuntas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas bertatap muka dengan awak media untuk berpamitan pada hari terakhir masa jabatannya di Gedung KPK, DPR menyatakan belum dapat menemukan pengganti Busyro, 16 Desember 2014 . TEMPO/Eko Siswono Toyudho.

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas bertatap muka dengan awak media untuk berpamitan pada hari terakhir masa jabatannya di Gedung KPK, DPR menyatakan belum dapat menemukan pengganti Busyro, 16 Desember 2014 . TEMPO/Eko Siswono Toyudho.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas, meminta Presiden Joko Widodo turun tangan menghadapi tindak kekerasan yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan, yang pada Selasa pagi, 11 April 2017, seusai salat subuh disiram air keras oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    Selain itu, Busyro meminta Kapolri Tito Karnavian secepatnya menangkap pelaku dan mengungkap identitasnya serta aktor-aktor yang terlibat.

    Baca juga:
    Novel Baswedan Disiram Air Keras, Busyro: Jokowi Turun Tangan

    Sebelumnya, Busyro Muqoddas menegaskan pula, sudah saatnya Presiden Jokowi turun tangan. “Presiden Joko Widodo harus turun tangan langsung untuk mengusut kasus ini dengan membentuk tim bersama,” kata Busyro kepada Tempo, Selasa, 11 April 2017.

    Busyro, yang juga Ketua PP Muhammadiyah, mengecam keras pelaku teror terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, yang saat ini sedang memimpin satgas skandal korupsi politik e-KTP.

    Baca pula:
    PP Muhammadiyah Mengutuk Teror terhadap Novel Baswedan

    Busyro mengatakan teror terhadap Novel Baswedan merupakan bukti bahwa kekuatan-kekuatan kontra-KPK saat ini semakin brutal dan riil melakukan teror. “Bukan hanya terhadap Novel Baswedan, tapi seluruh jajaran KPK,” kata Busyro, geram.

    Setelah melihat kondisi Novel Baswedan, Busyro mengatakan, Novel menjalani operasi bagian luar yang terkena air keras, dan ia mengaku belum tahu hasilnya.

    S. DIAN ANDRYANTO

    Video Terkait:
    Wajah Disiram Air Keras, Novel Baswedan Dirujuk ke Jakarta Eye Center
    Seusai Salat Subuh, Penyidik KPK Novel Baswedan Disiram Air Keras



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kecelakaan Tol Cipali Dipicu Bus yang Supirnya Diserang Penumpang

    Kecelakanan Tol Cipali melibatkan empat kendaraan beruntun di kilometer 150, Senin dinihari, 17 Juni 2019 dipicu serangan penumpang pada supir.