JPU Belum Merampungkan Surat Tuntutan, Sidang Ahok Ditunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Ahok (kiri) memasuki ruang sidang untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 4 April 2017. Dalam sidang ini diputar video rekaman pidato Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab tentang Surat Al-Maidah. ANTARA/Gilang Praja

    Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Ahok (kiri) memasuki ruang sidang untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 4 April 2017. Dalam sidang ini diputar video rekaman pidato Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab tentang Surat Al-Maidah. ANTARA/Gilang Praja

    TEMPO.CO, Jakarta - Majelis hakim menunda sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama. Sidang beragendakan pembacaan tuntutan itu ditunda lantaran jaksa penuntut umum belum merampungkan surat tuntutannya.

    "Kami sudah berusaha. Waktu satu minggu tidak cukup bagi kami. Dengan permintaan maaf, kami memohon waktu untuk pembacaan surat tuntutan, yang tidak bisa kami bacakan hari ini," ujar ketua tim JPU, Ali Mukartono, dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa, 11 April 2017.

    Baca:

    Sidang Ahok Ditunda, Polisi Stop Kasus Anies-Sandi
    Video Ahok Dihujat, Djarot: Itu Ajakan Merawat Kebhinekaan

    Meski sempat diminta menyelesaikan surat tuntutan tersebut hari ini, Ali menyatakan pihaknya belum sanggup. "Melihat kekurangan materi, sepertinya (tuntutan) tak bisa diselesaikan hari ini. Kami mohon dua minggu apabila diperkenankan."

    Permintaan JPU tersebut ditolak majelis hakim yang dipimpin Dwiarso Budi Santiarto.

    "Saudara (JPU) tanggal 17 April siap tidak? Gitu aja, tegas. Kalau tak siap, tak apa, karena tuntutan itu suatu kewajiban. Kita ikuti nanti pertimbangan, jangan sampai penasihat hukum rugi pembelaannya," ujar Dwiarso.

    Basuki alias Ahok didakwa dalam sidang penistaan agama lantaran menyinggung Surat Al Maidah ayat 51 dalam sambutannya di Kepulauan Seribu pada September tahun lalu.

    YOHANES PASKALIS

    Simak pula: Ibu Kota Pindah ke Palangkaraya, Bappenas: Kajian Selesai Tahun Ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.