Ditikam Orang, Suami Oma Martha Si Pengantin Beda Usia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan menggunakan pisau. Tempo/Indra Fauzi

    Ilustrasi pembunuhan menggunakan pisau. Tempo/Indra Fauzi

    TEMPO.CO, Manado - Masih ingat pernikahan beda generasi antara Oma berusia 82 tahun, Martha Karepu dengan Sofian Lahonde yang masih berusia 28 tahun di Desa Lelema Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara? Keduanya hingga kini masih langgeng.

    Tapi ada kabar buruk menimpa Sofian Lahonde yang Jumat 7 April 2017 malam sekira pukul 21.00 Wita, ditikam di bagian dada dan mengalami luka sobek di tangan sebelah kanan. Kejadian yang terjadi di Kelurahan Kotobangon Kota Kotamobagu, diduga dilakukan oleh IM alias Opan, 48 tahun.

    Baca juga:

    Nenek 82 Tahun di Minahasa Ini Menikah dengan Pria 28 Tahun

    Sofian sendiri memang sepekan terakhir berada di Kota Kotamobagu untuk kembali bekerja, sekaligus melakukan syuting salah satu stasiun televisi nasional, yang ingin mengangkat kehidupan Sofian sebelum bertemu dengan Oma Martha dan akhirnya menikahi wanita yang berbeda 54 tahun tersebut.

    Kejadian penikaman sendiri terjadi saat Sofian yang ingin kembali ke tempat tinggalnya di Kotamobagu, dipanggil oleh tersangka IM alias Opan itu, pemilik salah satu bengkel yang berdekatan dengan tempat kerjanya. Saat itu, Opan bersama rekan-rekannya tengah minum-minuman keras.

    Sofian sendiri karena mengenal Opan, menuruti ajakan untuk duduk berbincang. Sayangnya, Opan yang ternyata sudah mabuk, mulai melantur dan malah mengejek Sofian sembari menyebutkan jika saat ini Sofian sudah mapan karena telah menikah dengan Oma Martha yang sudah tua renta.

    Merasa tak enak dengan ejekan tersebut, Sofian kemudian meminta penjelasan kepada Opan, kenapa sampai mengejek istrinya. Opan rupanya naik pitam dengan pertanyaan dari Sofian dan langsung menyerang. "Saat terjatuh, pelaku langsung tusuk saya dan dia langsung lari. Saya langsung ke Polsek Urban Kotamobagu untuk lapor kejadian ini," kata Sofian.

    Sofian sendiri langsung mendapatkan perawatan. Beruntung pisau yang ditikamkan tak terlalu dalam karena sempat ditangkis dan menyebabkan tangannya juga mengalami luka.

    Tak membutuhkan waktu yang lama usai menerima laporan, pelaku penikaman Opan berhasil diringkus Tim Bogani Satya Haprabu Polsek Urban Kotamobagu di salah satu cafe di Kota Kotamobagu.

    “Setelah mendapat informasi. Kami langsung menuju TKP, kemudian pelakunya langsung kami amankan. Saat ini pelakunya sudah diamankan di Polsek,” kata Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Ruswan Buntuan, melalui Kepala Tim (Katim), Bripka Toto Suryawan Monoarfa.

    ISA ANSHAR JUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.