Istighosah Kubro PWNU Jatim, Lumajang Kerahkan Ribuan Nahdliyin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga Nahdliyin menghadiri Istighosah Kebangsaan di Jakarta, 5 Februari 2017. ANTARA/M Agung Rajasa

    Sejumlah warga Nahdliyin menghadiri Istighosah Kebangsaan di Jakarta, 5 Februari 2017. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Samsul Huda mengatakan ribuan warga nahdliyin akan menghadiri acara istighasah yang digelar PWNU Jawa Timur di Stadion Delta Sidoarjo, Ahad pagi, 9 April 2017.

    Di acara Istighosah Kubro untuk Keselamatan Bangsa tersebut, ribuan warga nahdliyin itu berasal dari pengurus NU hingga di tingkat ranting.

    Baca :

    Ini Pesan Buya Syafii Maarif ke Kapolri Soal Ancaman Radikalisme

    Polri: 3 Terduga Teroris Lamongan Masuk Jamaah Ansharut Daulah

    Samsul mengatakan ada 15 bis, 10 minibus serta sejumlah kendaraan pribadi yang mengangkut ribuan nahdliyin ini. "Sebanyak 1340 Warga nahdliyin yang terdiri dari seluruh struktur NU di tingkat cabang, kecamatan hingga ranting, lembaga bantuan otonomi serta beberapa jamaah pengajian dan lembaga pendidikan NU," kata dia.

    Samsul mengatakan isghosah tersebut terkait Hari Ulang Tahun NU dan mendoakan bangsa dan negara.

    Jumlah peserta yang hadir diperkirakan total 300 hingga 500 ribu orang warga nahdliyin. Kegiatan tersebut akan dihadiri Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. "Kabar terakhir, Kapolri dan Panglima TNI juga akan datang." kata ketua panitia daerah istigasah kubro yang juga Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Moh Kirom.

    Simak pula : Saldi Isra Terpilih Hakim Mahkamah Konstitusi, Ini Profilnya

    Menurut dia, acara ini akan dimulai dengan salawat pada pukul 05.30 WIB yang dipimpin Habib Umar Assegaf dari Pasuruan. Kkemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah dan Rais Aam Pengurus Besar NU KH Ma’ruf Amin.

    Ditanya apakah situasi negara bangsa sedang gawat sehingga digelar istighosah tersebut, Samsul membantahnya. "Istighosah mendoakan bangsa dan negara. Situasi tidak ada hal yang khusus. Tetapi memang NU sebagai perekat bangsa untuk senantiasa memberikan nuansa damai, sejuk, mendukung upaya tegaknya negara kesatuan republik indonesia," kata dia. Ribuan peserta istighosah dari Lumajang akan berangkat malam nanti atau Ahad dinihari.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.