Polisi Aceh Tamiang Musnahkan Sabu-sabu Pakai Mesin Molen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga saat pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu di Taman Sari, Jakarta, 26 Februari 2016. BNN memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 120 kilogram. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Polisi berjaga saat pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu di Taman Sari, Jakarta, 26 Februari 2016. BNN memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 120 kilogram. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Lhokseumawe -  Menyusul maraknya penangkapan pengedar narkotika sabu-sabu, polisi memiliki beragam ide dalam memusnahkannya. Seperti yang dilakukan Kepolisan  Mapolres Kabupaten Aceh Tamiang memusnahkan 18 kilogram barang haram
    tersebut dengan cara menggiling memakai mesin molen.

    Sabu-sabu yang diduga masuk dari luar negeri melalui pesisir pantai di kabupaten itu rencananya akan diantarkan ke Medan,Sumatera Utara. Namun saat diantar oleh kurir SP dan MH untuk diserahkan kepada MS dan AL,  awak bus angkutan, mereka ditangkap polisi.

    Baca: Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Aceh ...

    "Mereka mengaku hanya sebagai kurir. Bila berhasil mengantar barang haram itu dari Aceh Tamiang ke Medan mereka akan mendapatkan imbalan sebesar Rp 50 juta, IY dan AD masih DPO,"kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo

    Sebelumnya polisi di kabupaten perbatasan Aceh dan Sumatera Utara juga menangkap sejumlah kurir sabu. Pada, Minggu 18 Januari 2017 menemukan 17 kg sabu dan 170 ribu butir pil ektasi dalam sebuah truk.

    Imran MA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.