Duit Korupsi E-KTP Penyebab Anas Sebut Fiksi, Fantasi, Fitnah

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum usai diperiksa KPK terkait kasus proyek E-KTP. MAYA AYU

TEMPO.COJakarta - Mantan Ketua Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat, Anas Urbaningrum, membantah menerima duit bancakan proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP). 

"Saya tidak tahu itu fiksi, fantasi, atau, fitnah. Tidak lepas dari tiga kata itu kalau terkait dengan saya. Kalau yang lain, saya tidak tahu," ujar Anas saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 6 April 2017.

Baca:
 
Bantah Terima Duit E-KTP, Begini Dalih Anas Urbaningrum
Sidang E-KTP, Anas: Ketika Itu Saya Sibuk Hak Angket Bank Century

Anis berujar, dia tidak pernah melakukan pertemuan dengan Andi Agustinus alias Andi Naronggong sekitar bulan Juli-Agustus 2010 untuk membahas anggaran pengadaan proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun itu, seperti yang disebutkan majelis hakim. Dia mengatakan tidak memiliki waktu untuk mengurusi pengadaan e-KTP karena saat itu dia sedang berfokus pada usul angket Bank Century.

"Waktu itu kami, Fraksi Demokrat, dipanggil Dewan Pembina—yang juga Preside—untuk mengupayakan usulan angket tidak jadi atau batal," kata Anas. "Sejak itu, kami lobi sana-sini agar tidak terjadi. Jadi bisa dibayangkan konsentrasi saat itu. Setelah itu, kami mulai melakukan persiapan untuk kongres."

Simak:
 Zakir Naik Akan Berorasi di Makassar, FPI Terlibat Jaga Keamanan

Anas juga membantah mengenal sosok Andi. Dia mengaku, hingga saat ini, tidak pernah bertemu dengan Andi. "Saya seumur hidup belum pernah ketemu, apalagi rapat," ujarnya.

Dalam surat dakwaan, Anas disebut bersama mantan Bendahara Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, menerima fee masing-masing sebesar 11 persen atau Rp 574 miliar. Duit itu diduga sebagai commitment fee karena Anas telah membantu memuluskan proyek e-KTP.

DENIS RIANTIZA






Dua Napi Sukamiskin Bebas, Akun Anas Urbaningrum Posting Foto di Twitter

6 hari lalu

Dua Napi Sukamiskin Bebas, Akun Anas Urbaningrum Posting Foto di Twitter

Menurut Dedi, dua narapidana itu bergaul dengan Anas Urbaningrum selama di Lapas Sukamiskin.


Para Koruptor Ini Mendadak Sakit Setelah Dicokok KPK: Lukas Enembe sampai Setya Novanto

21 hari lalu

Para Koruptor Ini Mendadak Sakit Setelah Dicokok KPK: Lukas Enembe sampai Setya Novanto

Lukas Enembe tampil dengan kursi roda setalah KPK tetapkan tersangka. Sebelumnya, beberapa koruptor mendadak sakit usai dicokok KPK, ada Setya Novanto


Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

18 September 2022

Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

Surya Darmadi menyatakan dirinya seharusnya hanya mendapatkan sanksi administratif, bukan pidana.


Pemain Lama dengan Bungkus Partai Baru di Pemilu 2024

3 Agustus 2022

Pemain Lama dengan Bungkus Partai Baru di Pemilu 2024

Sejumlah partai mendaftar untuk ikut Pemilu 2024. Ada partai besutan loyalis Anas Urbaningrum hingga partai bentukan Amien Rais.


Demokrat Tak Takut Tergerus Suara Partai Besutan Loyalis Anas Urbaningrum

2 Agustus 2022

Demokrat Tak Takut Tergerus Suara Partai Besutan Loyalis Anas Urbaningrum

Partai Demokrat mengaku tak takut tergerus suaranya dengan kehadiran Partai Kebangkitan Nusantara yang merupakan besutan loyalis Anas Urbaningrum itu.


Menanti Anas Urbaningrum Bebas, PKN: Mau Posisi Apa pun Tak Ada Masalah

2 Agustus 2022

Menanti Anas Urbaningrum Bebas, PKN: Mau Posisi Apa pun Tak Ada Masalah

Gde Pasek Suardika mengatakan, Partai Kebangkitan Nusantara terus berdiskusi dengan Anas Urbaningrum yang kini masih ada di penjara Sukamiskin.


Partai Kebangkitan Nusantara yang Didirikan Loyalis Anas Urbaningrum Daftar ke KPU Hari Ini

2 Agustus 2022

Partai Kebangkitan Nusantara yang Didirikan Loyalis Anas Urbaningrum Daftar ke KPU Hari Ini

Partai Kebangkitan Nusantara saat ini dipimpin Gede Pasek Suardika. Pasek merupakan mantan politikus Partai Demokrat di bawah Anas pada 2010.


Partai Demokrat Targetkan 15 Persen Kursi DPR, Pengamat: Kelihatannya Berat

22 Mei 2022

Partai Demokrat Targetkan 15 Persen Kursi DPR, Pengamat: Kelihatannya Berat

Pengamat menilai Partai Demokrat masih akan menanggung beban kasus korupsi yang mendera kadernya pada Pemilu 2024.


Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

22 April 2022

Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

Berharap Majelis Hakim tidak dapat diintervensi oleh pihak-pihak yang beritikad jahat


Angelina Sondakh Jalani Cuti Mulai Hari Ini, Ditjenpas: Dia Minta Maaf

3 Maret 2022

Angelina Sondakh Jalani Cuti Mulai Hari Ini, Ditjenpas: Dia Minta Maaf

Angelina Sondakh meminta maaf atas perbuatan yang membuatnya harus mendekam di penjara selama 10 tahun.