Zakir Naik ke Makassar, Laskar FPI Terjunkan 150 Mujahid

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cendekiawan muslim, Zakir Naik, memberikan pemaparan saat kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), DI Yogyakarta, 3 April 2017. Selama mengunjungi Indonesia Zakir Naik melakukan dakwah di sejumlah daerah antara lain di Bandung, Yogyakarta, Ponorogo, dan Makasar. ANTARA FOTO

    Cendekiawan muslim, Zakir Naik, memberikan pemaparan saat kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), DI Yogyakarta, 3 April 2017. Selama mengunjungi Indonesia Zakir Naik melakukan dakwah di sejumlah daerah antara lain di Bandung, Yogyakarta, Ponorogo, dan Makasar. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Makassar - Laskar Front Pembela Islam Sulawesi Selatan akan turut mengamankan ceramah Zakir Naik di Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin, Makassar pada Senin, 10 April 2017. Laskar FPI menjaga ring 1.

    "Pengamanan Dr. Zakir Naik kita kerja sama kita sudah terjalin dengan kepolisian. Dan membagi beberapa pos yang ada di ring 1-4," ucap Panglima Laskar Front Pembela Islam Sulawesi Selatan, Abdurrahman kepada Tempo, Rabu 5 April 2017.

    Baca juga: Soal Safari Zakir Naik, Menteri Agama: Maaf, Saya Enggak Punya Waktu  

    Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya akan fokus di ring 1 dan 3 karena disinyalir lokasi itu akan membeludak jemaah masuk lewat pintu tersebut. "Pengamanan tetap seperti biasanya kalau ada acara. Personel kita yang tergabung juga akan mobile, tapi tetap lokasi 1 dan 3 yang menjadi penjagaan utama karena disinyalir membeludak jemaah," ucap dia.

    Adapun jumlah pengamanan, lanjut dia. sekitar 150 orang yang terdiri dari laskar mujahidah (perempuan) 50 orang dan laskar mujahid 100 orang. Menurut Abdurrahman, pengamanan tetap seperti biasa karena mereka sudah tahu tugas-tugasnya. "Insya Allah sekitar 150 personel kita turunkan," ujar Abdurrahman.

    Simak pula: Zakir Naik ke Makassar, Alasan Peserta di Bawah 23 Tahun Dilarang 

    Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Endi Sutendi mengakui sudah berkoordinasi dengan panitia pelaksana. Sehingga, lanjutdia, pihaknya akan menurunkan sekitar 500 personel, diantaranya masing-masing 100 orang dari sabhara dan Brimob Polda Sulsel, lalu angota lalu lintas dan intel. "Sabhara dari Polda yang kita turunkan, karena kita backup ini kegiatan," tuturnya.

    Namun, lanjut Endi, personel yang diturunkan hanya berada disekitar kegiatan saja yang dekat dengan lokasi. "Kalau pola untuk pemeriksaan peserta saat masuk dalam lokasi kegiataan, kita koordinasi saja bagaimana kemauan panitia nantinya," kata Endi.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.