Taksi Online Surabaya Masih Persoalkan Pergub di Jawa Timur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Regulasi Baru Taksi Online

    Regulasi Baru Taksi Online

    TEMPO.COSurabaya - Ribuan sopir angkutan dalam jaringan daring atau online, yang tergabung dalam Asosiasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sopir Online Jawa Timur, sejatinya akan berunjuk rasa, Kamis, 6 April 2017, tapi ditunda. Demonstrasi itu untuk menyatakan penolakan terhadap rancangan Peraturan Gubernur Jawa Timur tentang transportasi online.

    Sekretaris Jenderal DPD Sopir Online Jawa Timur Amir Maksum mengatakan keputusan menunda aksi turun ke jalan dilakukan setelah perwakilan para sopir bertemu Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal. Menurut Amir, Iwbal berjanji akan memfasilitasi perwakilan sopir untuk bertemu Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

    Baca: Taksi Online di Jatim, Pergub Dinilai Belum Selesaikan Problem

    "Rencana aksi besok kami tunda dulu sampai terealisasi pertemuan dengan Pak Gubernur. Sebab, yang sudah konfirmasi kepada kami ada sedikitnya 2.200 sopir akan turun jalan," kata Amir setelah bertemu Iqbal, Rabu, 5 April 2017. Amir menyatakan akan berkomitmen menjaga situasi Surabaya dan Jawa Timur tetap kondusif.

    Penyebab rencana unjuk rasa, Amir menjelaskan, adalah ada beberapa poin dalam aturan Pergub mengenai taksi online yang dianggap merugikan pihaknya. 

    Muhammad Iqbal membenarkan berjanji memfasilitasi para sopir taksi online bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Dia menambahkan, Soekarwo sudah menyiapkan ruang dan waktu untuk bertemu di Grahadi. Dia mengapresiasi keputusan menunda unjuk rasa taksi online. "Alhamdulillah ketemuannya gayeng, akrab, saling berempati, dan kami menganggap seduluran untuk bersama-sama menjaga keamanan," kata Iqbal.

    Baca: Taksi Online, Ini Hasil Telekonferensi Soekarwo dengan Menhub

    Iqbal mengatakan telah menyiapkan petugas di seluruh jajaran Polsek untuk menjaga simpul-simpul yang rawan gesekan antarsopir. Sebelumnya, para sopir angkutan online yang berjumlah 5.000 orang dan tergabung dalam Asosiasi DPD Sopir Online Jawa Timur berencana melakukan aksi damai menolak Pergub Jawa Timur pada Kamis, 6 April 2017.

    Rute dalam aksi itu adalah berkeliling di Surabaya timur, barat, utara, selatan, serta beberapa wilayah, seperti Kabupaten Sidoarjo, Gresik, dan Malang, dengan pusat aksi di depan Gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.